- Polda Metro Jaya membongkar peredaran obat keras ilegal di Kebon Kacang, Jakarta Pusat, pada Sabtu 25 Juli 2026.
- Petugas menangkap lima pelaku berinisial K, AM, B, GR, dan RN di lokasi penyimpanan obat tersebut.
- Petugas menyita 575.200 butir obat keras serta uang tunai hasil penjualan senilai Rp140 juta.
Suara.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar peredaran obat keras daftar G dalam jumlah besar yang diduga dikendalikan oleh sebuah sindikat di wilayah Kebon Kacang, Jakarta Pusat.
Kanit Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Denny Simanjuntak mengatakan operasi ini digelar pada Sabtu (25/7/2026) lalu.
Dalam pengungkapan ini, ada lima pelaku yang ditangkap petugas. Kelima pelaku berinisial K (40), AM (43), B (40), GR (25), dan RN (34).
“Pelaku yang telah kami amankan berjumlah lima orang, terdiri dari satu orang perempuan dan empat orang laki-laki,” kata Denny saat dikonfirmasi, Kamis (30/7/2026).
Kelima pelaku ditangkap di sebuah bangunan semi permanen yang dijadikan tempat tinggal sementara sekaligus lokasi penyimpanan dan transaksi obat keras ilegal.
Dari hasil pengungkapan ini, sekitar 575.200 butir obat keras disita petugas. Ratusan ribu butir obat keras tersebut terdiri atas berbagai jenis, seperti tramadol, triheksifenidil (trihexyphenidyl), Hexymer, serta tablet berwarna putih berlogo Y.
“Kami juga mengamankan uang tunai hasil penjualan dengan total berjumlah Rp140 juta,” jelasnya.
Saat ini, kelima tersangka dijerat Pasal 435 dan/atau Pasal 436 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan juncto Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Baca Juga: Pria di Grogol Tewas Dipalu di Kamar Kos, Polisi Tangkap Pelaku
Berita Terkait
-
Pria di Grogol Tewas Dipalu di Kamar Kos, Polisi Tangkap Pelaku
-
Maling Rp1,2 Miliar di Kalideres Tertangkap, Hasil Kejahatan Tinggal Rp200 Juta
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Usut Kematian Sutrimo, Puslabfor Polri Periksa Sampel Forensik dari Klinik Mordent
-
Bantal Hijau dan Kotak Hitam, Kunci Misteri Tewasnya Sutrimo di Klinik Tua?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Harga Wuling Aira EV Bikin Heboh, 9 Mobil Ini Ditaksir Kena Pukulan Telak
-
Polda Metro Bongkar Sindikat Obat Keras di Kebon Kacang, 5 Pengedar Berhasil Diciduk
-
Resmi, MK Larang Program MBG Pakai 20 Persen Anggaran Pendidikan
-
Doa Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia Jelang Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026
-
Shin Tae-yong Akui Pemain Asing Baru Persija Belum Memuaskan, Kenapa?
-
Apakah di Dalam Rumah Wajib Pakai Sunscreen?
-
5 Shio yang Kondisi Keuangannya Bakal Membaik pada Agustus 2026, Peluang Cuan hingga Karier
-
Selamat dari Serangan Maut yang Tewaskan Suami dan Anak, Begini Kondisi Nurhanisa
-
4 Kulkas dengan Fitur Pembeku Cepat, Bikin Es Batu dan Makanan Beku Lebih Praktis
-
Rudal Iran Hancurkan Perusahaan China di Kuwait, 1 Orang Tewas