Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Budi Arie Setiadi menerangkan kalau zaman saat ini semua jadi lebih cepat. Dicontohkan dia, urus Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang sebelumnya perlu waktu seminggu kini bisa selesai hanya dalam satu menit.
Hal ini dia sampaikan dalam acara Launching Literasi Digital Keluarga Besar TNI yang dihadirkan oleh jajaran Dharma Pertiwi TNI di Menara Danareksa, Jakarta Pusat, Kamis (19/10/2023).
"Digitalisasi ini semuanya serba cepat. Mengurus KTP yang biasa satu minggu, sekarang cuma satu menit. Apapun serba cepat," kata Budi Arie dalam sambutannya.
Ia menerangkan, saat ini orang Indonesia bisa menghabiskan 3 jam 55 menit per hari untuk menggunakan media sosial.
"Bayangkan, menggunakan sosial media 3 jam 55 menit alias hampir 4 jam sehari. Dan ternyata hampir tiga jamnya digunakan untuk sosial media seperti menonton YouTube," lanjut dia.
Selain itu, Budi Arie menerangkan kalau jumlah pengguna internet di dunia telah mencapai 5,16 miliar orang di 2022. Sementara di Indonesia, penetrasi internet sudah mencakup 78 persen jumlah penduduk di Indonesia.
Kendati begitu, Menkominfo juga menyebut kalau era serba cepat ini juga menimbulkan risiko seperti banyaknya konten negatif yang mencakup pornografi, perjudian, radikalisme, terorisme, SARA, penipuan, hingga persebaran hoaks.
"Risiko utama di era serba yang saat ini disebabkan karena derasnya persebaran informasi, yang cepat yang sayangnya tidak hanya dipenuhi oleh informasi yang positif, namun juga negatif," imbuhnya.
Maka dari itu, Kementerian Kominfo menggalakkan program literasi digital pada para istri-istri TNI yang tergabung di Dharma Wanita. Ia menjelaskan kalau itu adalah upayanya untuk mendorong akses internet yang lebih bermanfaat dan produktif bagi masyarakat.
Baca Juga: Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Vadel Badjideh Pasrah Diputusin Lolly: Kamu Bisa Cari yang Lain
"Kolaborasi dalam kegiatan literasi digital menjadi kunci untuk kemampuan masyarakat dalam mengoptimalkan pemanfaatan internet secara positif, khususnya dalam kegiatan ekonomi digital serta mencegah penyebaran konten negatif," paparnya.
"Oleh karenanya, Gerakan Nasional Literasi Digital ini memfasilitasi beragam kegiatan literasi terkait digital parenting," lanjut dia.
Program Literasi Digital Kominfo
Budi Arie menerangkan, dari total 215 juta pengguna internet di Indonesia, kegiatan Gerakan Nasional Literasi Digital hingga 16 Oktober 2023 baru melakukan literasi kepada 23,75 juta peserta.
"Karenanya, kolaborasi dengan berbagai pihak untuk upaya literasi digital nasional menjadi penting untuk dilakukan, termasuk oleh Keluarga Besar TNI yang tersebar di seluruh penjuru negeri," ungkapnya.
Ia memaparkan, Kementerian Kominfo terus mengupayakan program-program literasi digital, termasuk kepada sektor pemerintahan hingga TNI/Polri. Lebih lagi beberapa isu seperti radikalisme, terorisme, hoaks dan emerging technology makin terus menjadi fokus mereka.
"Kolaborasi yang kami lakukan bersama TNI tidak hanya sekadar meningkatkan pemahaman keluarga besar TNI pada isu-isu digital, namun juga membuka peluang keluarga TNI untuk menjadi penggiat literasi digital nasional," urai dia.
Berita Terkait
-
Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Vadel Badjideh Pasrah Diputusin Lolly: Kamu Bisa Cari yang Lain
-
Ngaku Tak Nyaman Diberi Duit Insentif, Johnny Plate Tepis Ucapan Eks Jubir Kominfo: Anda jadikan Menteri Tempat Sampah!
-
Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi Literasi Digital Generasi Muda
-
Harta Kekayaan Budi Arie Setiadi Capai Rp 100 M, Pendukung Prabowo Ternyata Juragan Tanah hingga Punya VW Scirocco
-
Bukan Orang Sembarangan, Kejagung Diminta Dalami Hubungan Sadikin Rusli Dengan Petinggi BPK
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Galaxy S25 Ultra Bisa Ditukar Gratis ke S26 Series, Ini Cara dan Syaratnya
-
7 HP Samsung Galaxy Seri A Sudah Tahan Air dan Harga Mulai dari Rp3 Jutaan
-
30 Kode Redeem FF 1 April 2026, Klaim Voucher Gratis dan Tunggu Kehadiran Gintama
-
Cara Pakai Quick Share Galaxy S26 ke iPhone Tanpa Aplikasi, Kirim File Jadi Super Cepat!
-
28 Kode Redeem FC Mobile 1 April 2026, Amankan Hadiah Spesial dan Kunci Jawaban Kuis Level Susah
-
Ancaman Baru dari Perubahan Iklim, Rantai Makanan Laut Ikut Terganggu
-
Samsung Galaxy A07 5G Resmi Rilis, Baterai 6000mAh Tahan Seharian, Harga Rp2 Jutaan
-
Harga Samsung Galaxy A37 di Indonesia Tembus Rp7 Juta, Lawan Deretan HP Spek Gahar
-
5 Tablet Samsung Paling Awet: Dipakai Bertahun-tahun Tak Turun Performa
-
5 Rekomendasi HP Murah Layar Anti Gores 2026, Worth It untuk Jangka Panjang