Tekno / Internet
Kamis, 26 Oktober 2023 | 15:19 WIB
Ilustrasi web proxy. (Pixabay)

Namun, yang menjadi kekurangan dan harus diperhatikan adalah, ProxySite dapat menyimpan data penggunanya selama 14 hari, dihitung dari terakhir kali kamu menggunakan layanannya.

3. Cyberghost

Cyberghost hanya tersedia sebagai addons di web browser yang kamu gunakan. Kamu bisa mendapatkan aplikasi ini di Chrome Web Store atau Firefox Addons.

Tersedia web proxy gratis dan kamu bisa memilih satu diantara 8 pilihan server dan 4 negara yang berbeda. Yaitu Jerman, Rumania, Amerika Serikat, dan Belanda.

Kelebihan utama Cyberghost adalah tidak menyimpan data log penggunanya dalam bentuk apapun. Sehingga, privasi lebih terjamin. Kamu juga tidak perlu memiliki akun untuk menggunakannya.

Kelemahan Cyberghost adalah tidak adanya versi halaman website. Jadi, kamu harus menginstal ekstensi terlebih dulu.

4. Hidester

Hidester dibekali dengan fitur 128-bit, lengkap dengan enkripsi SSL. Hal ini tentu saja memberikan jaminan keamanan, karena semua data yang kamu terima terenkripsi. Tidak bisa dibaca oleh orang lain.

Hidester juga memiliki dua pilihan lokasi server. Yaitu benua Amerika dan Eropa. Kelebihan utama yang dimiliki oleh Hidester, antara lain adanya fitur enkripsi SSL, pemblokiran cookies dan iklan. Hidester juga tidak menyimpan data pengguna. Kekurangannya adalah pilihan server yang sedikit.

Baca Juga: Menteri Kominfo Akui Kecepatan Internet Indonesia Masih Lelet

5. HideMyAss (HMA)

HideMyAss (HMA) adalah web proxy online gratis yang dilengkapi dengan enkripsi SSL, pemblokiran cookies, dan penghapusan iklan. Cara menggunakannya juga sangat mudah. Yaitu cukup dengan memasukkan nama domain yang ingin dituju pada kotak pencarian yang tersedia.

Ada enam lokasi server yang bisa kamu pilih. Yaitu New York, Seattle (AS), Frankfurt (Jerman), Amsterdam (Belanda), London (Inggris), dan Praha (Republik Ceko). Walaupun banyak pilihan server, kamu hanya bisa menggunakan HMA di satu tab browser saja.

Tak hanya browser, kamu bisa menggunakan HMA di Chrome dan Mozilla Firefox. Bukan hanya itu, ada fitur tambahan berupa Auto Hide dan Tab Killer. Auto Hide dapat menyembunyikan lokasi pengguna, sehingga tak perlu takut identitas tersebar. Sedangkan Tab Killer berguna menyembunyikan tab browser. Kekurangan terbesar HMA adalah hanya aktif untuk tab browser.

6. VPNBook

VPNBook merupakan web proxy yang menyediakan layanan VPS gratis. Proxy gratis dari VPNBook sudah dilengkapi dengan sisi enkripsi SSL 256 bit. VPNBook memiliki 5 pilihan lokasi server. Yaitu random, server Amerika, server UK, Perancis, dan Kanada.

Selama ini, VPNBook terkenal dengan kecepatannya jika dibandingkan dengan layanan web proxy lainnya. Selain itu, penggunaan bandwidth juga tidak dibatasi. Hanya saja, kelemahan VPNBook adalah web proxy gratis yang menyimpan data penggunanya.

7. 4EverProxy

4EverProxy dibekali dengan beberapa fitur keamanan tambahan. Seperti enkripsi halaman website, pemblokiran cookies, menghapus page title dan fitur permalink. 4EverProxy juga memiliki fitur unik bernama double proxy. Artinya, pengguna bisa memilih proxy dan lokasi IP dari negara yang berbeda.

Sehingga, transaksi data milikmu sebagai pengguna harus melewati dua server proxy terlebih dulu. Pengguna akan diberikan pilihan 11 server. Seperti Perancis, Singapura, Australia, Polandia, Jerman, Luxemburg, Inggris, dan negara lainnya di Amerika.

Web proxy gratis ini juga dapat mengakses konten-konten milik Google. Seperti YouTube misalnya. Hanya saja, 4EverProxy membatasi sesi selama 2 jam saja.

8. ProxFree

ProxFree merupakan web proxy gratis yang dilengkapi dengan fitur yang cukup lengkap. ProxFree memiliki tiga pilihan server, satu di Inggris dan dua di Amerika Serikat. Kelebihan ProxFree adalah adanya fitur No referrer dan No user agent.

Dengan mencentang kedua opsi ini, website tujuan tidak bisa mendeteksi dari mana kamu dan jenis perangkat apa yang digunakan. Kekurangannya adalah pilihan server yang sedikit.

Kontributor : Pasha Aiga Wilkins

Load More