Suara.com - Google sedang memikirkan kemungkinan menambahkan kemampuan pemantauan jantung ke earbud ANC.
Hingga saat ini, belum ada sepasang earbud nirkabel pun yangn memiliki kemampuan pemantauan detak jantung.
Google mengatakan, earbud ANC mungkin dapat memantau detak jantung saat bepergian tanpa sensor tambahan.
Teknologi Audioplethysmography mengirimkan sinyal ultrasound intensitas rendah dari speaker earbud.
Setelah itu mikrofon di earbud menerima respons. Ini kemudian memungkinkan earbud menganalisis detak jantung.
Ada serangkaian prinsip matematika yang mendasari teknologi ini dan ini disorot dalam artikel penelitian.
Kemungkinan memiliki earbud nirkabel yang memiliki fitur pemantauan detak jantung adalah hal yang menarik.
Ini menawarkan kesempatan bagi orang-orang yang tidak suka memakai jam tangan pintar dan kemampuan mengukur detak jantung mereka saat bepergian.
Ada banyak penggemar jam tangan mekanis yang tidak mau menukar jam tangan tradisional mereka dengan jam tangan pintar yang kaya teknologi.
Teknologi ini akan memanfaatkan perangkat keras yang sudah ada pada earbud nirkabel saat ini dan tidak memerlukan perubahan signifikan.
Baca Juga: Google Chrome iOS Bisa Memindahkan Bilah Alamat di Bawah Layar
Ini mungkin hanya memerlukan pembaruan perangkat lunak untuk mengaktifkan fungsi pemantauan detak jantung.
Dilansir laman T3, Kamis (2/11/2023), belum ada indikasi kapan fitur pemantauan detak jantung baru akan tersedia di earbud ANC.
Namun, teknologi tersebut harus melalui semua lapisan persetujuan peraturan sebelum diizinkan untuk penggunaan komersial.
Berita Terkait
-
Xiaomi Rilis Jajaran TV Digital Baru ke Indonesia, Harga Mulai Rp 3 Juta
-
Google Beri Pilihan Website Blokir Konten dari Pemanfaatan AI
-
Cara Mengaktifkan Kamera Pada Pendaftaran SSCASN dan Beri Izin Setting Google Chrome
-
Kominfo Bantah Blokir Google Docs
-
5 Rekomendasi Office Alternatif Google Docs, Gratis dan Mudah Digunakan
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
4 Rekomendasi HP Baterai Jumbo dengan Fitur Reverse Charging, Bisa Jadi Powerbank
-
56 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Juni 2026: Raih Skin MAG-7, SG2, dan Bundel Eclipse
-
5 Pilihan Smart TV 32 Inch Terbaik Harga Rp2 Jutaan, Canggih dengan Fitur Modern
-
Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Menurut Review Pengguna
-
5 HP Midrange Paling Dicari Juni 2026: Chip Kencang, Skor AnTuTu 2,1 Juta Poin
-
Budget Rp3 Juta Dapat iPhone Apa? Ini 4 Pilihan HP yang Masih Sangat Layak Pakai di 2026
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Panasonic LUMIX L10, Tawarkan Fitur Zoom Ciamik
-
Spesifikasi Redmi Headphone Neo di Indonesia: Harga Rp1 Jutaan, Baterai Tahan 72 Jam
-
AS Perketat Larangan Chip AI China, Huawei hingga Alibaba Makin Gencar Kembangkan Alternatif Nvidia
-
Lintasarta Percepat Investasi Infrastruktur AI di Indonesia, Siap Dorong Transformasi Digital