Suara.com - Huawei meluncurkan HarmonyOS yang disebut tidak mendukung file APK, yang merupakan aplikasi asli Android,
Richard Yu, CEO Huawei, mengungkapkan OS baru ini siap diluncurkan ke pengguna akhir, sehingga menimbulkan kebingungan di kalangan pemilik Huawei di seluruh dunia.
Satu minggu setelah pengumuman tersebut, perusahaan mengeluarkan klarifikasi bahwa unit di luar negeri tidak akan menerima OS baru tersebut.
Ponsel dan tablet di luar China akan tetap menggunakan EMUI - mirip dengan HarmonyOS, yang didasarkan pada Proyek OPen Source Android, namun tidak memiliki layanan dan aplikasi Google, dan akan terus mendukung aplikasi Android asli.
"Huawei akan terus meningkatkan dukungannya untuk pengembang di seluruh dunia,” menurut China Mobile, sebagaimana melansir laman GSM Arena, Rabu (22/11/2023).
Perusahaan ini mengembangkan komunitas besar pengembang aplikasi, yang hanya berupaya memastikan aplikasi Android dari toko pihak ketiga berfungsi dengan baik di ponsel tanpa Google.
Berkali-kali para eksekutif Huawei meyakinkan bahwa dukungan untuk ponsel dan tablet di pasar global akan terus berkembang.
Perusahaan tersebut masih memandang dirinya sebagai produsen perangkat lunak dan perangkat keras utama di dunia ponsel.
Huawei juga memberikan konfirmasi resmi akan terus menggunakan merek Emotion UI (EMUI) untuk perangkat luar negerinya, hingga mereka benar-benar yakin bahwa pelanggan akan siap menerima perpindahan ke HarmonyOS.
Baca Juga: 5 Aplikasi Mengembalikan Foto yang Terhapus di Android
Seperti diketahui, HarmonyOS Next tidak akan bisa menginstal aplikasi Android atau membaca kode Android.
Meskipun HarmonyOS Next secara visual identik dengan HarmonyOS yang sedang berjalan, Huawei menghilangkan dukungan perpustakaan Android.
Tampaknya, Huawei semakin serius dengan OS in-house-nya.
Menurut sumber dari platform Rekrutmen Zhilian, perusahaan sibuk merekrut talenta untuk pengembangan HarmonyOS.
Posisi utama meliputi pengembangan perangkat lunak, pengembangan seluler, dan pengujian perangkat lunak di bidang Internet, perangkat lunak komputer, dan layanan telekomunikasi/nilai tambah.
Lebih dari 75 persen posisi memerlukan gelar sarjana dan pengalaman kerja lebih dari 3 tahun dan menawarkan gaji di atas rata-rata.
Bagaimanapun prosesnya, Huawei diharapkan terus menghadirkan lebih banyak inovasi dan terobosan, menghadirkan lebih banyak persaingan dan pilihan di pasar sistem operasi global.
Berita Terkait
-
Survei: Pengguna iPhone Lebih Suka Beli HP Cicilan Ketimbang Android
-
WhatsApp Segera Meluncurkan Verifikasi Email, Pengguna Makin Aman!
-
iPhone 15 Ramai-ramai Dihujat Warganet, Sebut Oppo dan Xiaomi Lebih Bagus
-
Huawei MatePad 11 PaperMatte Edition, Tablet Layar Rasa Kertas yang Resmi Dirilis ke Indonesia
-
Smartphone Huawei Beri Label Aplikasi Google Sebagai Malware dan Berbahaya
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Java United FC Beri Promo Tiket Rp 15.000 untuk Laga Kontra Garudayaksa FC
-
Modal Kimia, Oli Bekas Hitam Jadi Bening, Polisi Bongkar Mafia Oli Palsu Berlabel Pertamina
-
Review Drama Dr. Asura, Kisah Dokter Genius dan Pemberani di Ruang UGD
-
Cegah Karhutla, Dedi Mulyadi Setop Pendakian Gunung di Jabar Selama Musim Kemarau
-
Review Film Harusnya Horror: Ketika Geng Kreator Digital Masuk Layar Lebar, Berhasil atau Cringe?
-
Kredit Tumbuh Agresif, Begini Strategi BRI Jaga Kualitas Aset dan Likuiditas
-
Sosok Anwar Hafid Gubernur Sulawesi Tengah, yang Panen Pujian Berkat Utas Arie Kriting
-
Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getaran Terasa hingga Jakarta
-
Haechan NCT Pamer Parfum Favorit dari Brand Lokal, Ini 7 Alternatif Lainnya
-
Bupati Bogor Rudy Susmanto Bakal Dipanggil? Begini Respons Ketua KPK