Suara.com - Perusahaan aplikasi pemutar musik, Spotify melakukan PHK terhadap 1.500 karyawan. Hal ini dilakukan sebagai usaha untuk pemotongan biaya produksi perusahaan tersebut.
Pengumuman mengenai Spotify yang melakukan PHK ini diungkap oleh salah satu pendiri dan CEO perusahaan tersebut yaitu Daniel Ek.
Dilansir dari GSM Arena, secara resmi Daniel Ek menyebut bahwa 17 persen karyawan di perusahaan tersebut akan diberhentikan dari tugas dan pekerjaannya.
Berdasarkan perhitungan cepat dari laporan triwulan Spotify, sekitar 1.500 dari 9.241 karyawan di seluruh dunia mengalami PHK. Ini bukan kali pertama perusahaan tersebut melakukan pemangkasan pada jumlah karyawan.
Sebelumnya, di Januari 2023 lalu, Spotify sudah melakukan PHK kepada 600 karyawan. 200 dari karyawan tersebut rupanya berasal dari divisi Podcast.
Lebih lanjut, pengurangan karyawan rupanya diperkirakan akan terus dilakukan di tahun 2024 dan 2025 mendatang. Namun Spotify berjanji untuk mengurangi jumlah pemangkasan karyawan.
Spotify menyebut bahwa jumlah karyawan perusahaan streaming musik tersebut mengalami peningkatan di tahun 2020 dan 2021. Sayangnya, perusahaan sulit menjadi efisien dan akhirnya mengurangi jumlah karyawannya.
1.500 karyawan Spotify yang mengalami PHK ini nantinya akan mendapat pesangon. Jaminan kesehatan karyawan juga akan diberikan selama masa pesangon ini.
Baca Juga: BamBam GOT7 Bicara Soal Rencana Konser di Jakarta Hingga Liburan ke Bali
Tag
Berita Terkait
-
Wujud Perusahaan Inklusi, Alfamart Telah Rangkul 1.265 Disabilitas Menjadi Karyawan
-
TikTok Resmi Luncurkan Akun Artis, Banyak Fitur Baru yang Mirip Spotify
-
Mahalini Borong Piala di Spotify Wrapped Live Indonesia 2023, Ini Daftar Pemenang Teratas
-
BamBam GOT7 Senang Bisa Balik Lagi ke Indonesia dan soal Rencana Liburan ke Bali
-
James Arthur Tak Menyangka Lagu-lagunya Populer di Indonesia: Kesuksesan Di Sini Sesuatu yang Tak Pernah Saya Duga
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
4 Tablet RAM Besar 2 Jutaan Terbaik, Ada yang Dilengkapi Stylus untuk Kerja dan Hiburan
-
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
-
4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis
-
Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking