Suara.com - Akun Instagram Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sempat viral di media sosial Twitter alias X usai membagikan informasi soal Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang akan menggantikan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kementerian Kominfo Usman Kansong mengaku tidak mengetahui kenapa akun Instagram mereka membagikan informasi tersebut.
"Kami saja tidak tahu," kata Usman saat ditemui di Kantor Kominfo, Jakarta Pusat, Senin (11/12/2023).
Ia pun meragukan apakah unggahan itu benar-benar disebar oleh akun Instagram Kominfo. Sebab saat dicek tim, informasi IKD gantikan e-KTP ini sudah tidak ada di akun tersebut.
"Belum tentu (dari Kominfo), kan postingannya dihapus. Saya waktu minta cek postingan, 'Mana Postingan Kominfo biar kita cek kebenarannya'. Katanya sudah dihapus," beber dia.
"Siapa yang menghapus? Enggak tahu juga saya," sambungnya lagi.
Buntut informasi itu, Usman mengaku banyak mendapatkan pertanyaan dari media untuk menjelaskan kebenarannya. Ia pun juga berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Ditjen Aptika) Kominfo).
"Terus saya tanya ke Dirjen Aptika, beliau juga enggak tahu ini dari mana asalnya," ujarnya heran.
Usman lalu menjelaskan kalau identitas digital itu diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Namun IKD itu belum akan diterapkan.
Baca Juga: Mahasiswa Penghafal Alquran Kepergok Berbuat Tidak Senonoh Bareng Mahasiswi di Kamar Masjid Kampus
Dia pun ogah menganggap kalau informasi itu disebut disinformasi. Sebab dirinya masih penasaran soal awal mula unggahan itu dibuat.
"(Disinformasi) kami belum sampai ke situ. Makanya kami minta posting-an awal Kominfo seperti apa. Kami belum dapat karena sudah dihapus, entah siapa yang menghapus, kami juga tidak tahu," umbar dia.
"Makanya kami mau cek, berarti sudah tidak ada postingannya logo Kominfo itu di Instagram Kominfo. Instagram ini yang pegang kan humas. Humas kami cek juga bingung juga," paparnya lagi.
Usman lalu menegaskan kalau informasi soal IKD menggantikan e-KTP ini tidak akan diterapkan tahun depan.
"Jadi gini, belum ada lah hal seperti itu yang ini, apalagi akhir tahun harus ganti, enggak lah saya kira," timpal dia.
Kendati demikian Pemerintah memang berencana untuk mengubah e-KTP menjadi IKD. Menurut Usman, hal itu sesuai dengan perkembangan teknologi yang ada di Indonesia.
"Ya rencana ke sana, sesuai dengan perkembangan teknologi. Nanti ke sana, kan identitas digital di UU ITE diatur itu. Tapi belum dilaksanakan sekarang ini, masih perlu PP (Peraturan Pemerintah) sih," bebernya.
"Jadi belum dipastikan, tinggal yang perlu (Kominfo) siapkan perlindungannya seperti apa supaya enggak bocor, enggak dicuri. Itu sih saya kira," pungkasnya.
Isu IKD Gantikan eKTP
Akun Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendadak viral di Twitter usai membagikan informasi soal Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang akan menggantikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik alias e-KTP.
Informasi ini awalnya dibagikan oleh akun Twitter @imrenagi. Ia memperlihatkan screenshot berisi akun Instagram Kominfo yang soal IKD yang menggantikan e-KTP.
"Lol kemenkominfo says sayonara to ektp. Syegar," tulis @imrenagi sembari menyematkan emoji tertawa, dikutip Minggu (10/12/2023).
Screenshot akun Instagram Kominfo itu memperlihatkan grafis yang mengajak publik meninggalkan e-KTP dan beralih ke IKD.
"Sebentar lagi kita udah memasuki eranya IKD atau Identitas Kependudukan Digital. Wow, canggih kan, Sob?" begitu bunyi keterangan di akun Instagram Kominfo, yang sepertinya kini sudah dihapus.
Unggahan ini kemudian viral di media sosial Twitter alias X dengan jumlah 2 ribu balasan, 6 ribu kutipan, dan 17 ribu likes.
Berita Terkait
-
Mahasiswa Penghafal Alquran Kepergok Berbuat Tidak Senonoh Bareng Mahasiswi di Kamar Masjid Kampus
-
Pembeli Curhat Harga Promo Makanan Tidak Sesuai Pesanan: Coba Complain Malah Digalakin Kasir
-
Jadi Bridesmaid di Pernikahan, Wanita Ini Pakai Jasa MUA Malah Hasilnya Bikin Nangis
-
Fakta-fakta Pernikahan Sesama Jenis di Cianjur yang Buat Heboh Publik, Keluarga Berhasil Dikelabui
-
Definisi Sayang sama Barang, Penampakan Kulkas Ini Sudah Tak Karuan Pantang Dibuang Sebelum Rusak
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Sentimen Geopolitik AS-Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik
-
ASUS Buktikan Ketangguhan Standar Militer, Laptop Diuji Ekstrem hingga Tumpahan Air
-
25 Kode Redeem FC Mobile 12 Februari 2026: Lamine Yamal Datang, Thibaut Courtois Absen?
-
7 HP Murah dengan Sertifikasi Militer: Spek Juara, Daya Tahan Ekstra
-
51 Kode Redeem FF Terbaru 12 Februari 2026: Sikat M1014 Draco dan Bocoran Magic Shop
-
4 HP Android Mirip iPhone 17 Series Mulai Rp1 Jutaan, Alternatif Lebih Murah
-
5 HP Murah dengan Kamera Bagus untuk Ngonten, Harga Mulai Rp1 Jutaan Saja!
-
5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
-
Lebaran Perdana XLSMART, Jaringan Dipersiapkan Hadapi Lonjakan Trafik hingga 30 Persen
-
Terpopuler: HP Gaming Murah, Honor 600 Lite Siap Rilis