Suara.com - Google mengumumkan akan menguji coba inisiatif Privacy Sandbox mulai 4 Januari 2024 mendatang. Dalam inisiatif itu Chrome akan menutup akses situs ke cookie pihak ketika.
Sebanyak 1 persen pengguna Chrome atau sekitar 30 juta orang akan terlibat dalam uji coba ini. Google Indonesia, pada Senin (18/12/2023) mengumumkan bahwa pengguna Chrome di Tanah Air juga akan terlibat dalam uji coba inisiatif Privacy Sandbox.
"Pengujian ini menjadi pencapaian penting kami dalam inisiatif Privacy Sandbox terkait penghentian cookie pihak ketiga secara bertahap bagi seluruh pengguna pada semester dua tahun 2024," terang Google dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta.
Adapun aturan ini, terang Google, mengikuti aturan soal persaingan usaha dari otoritas anti-monopoli Inggris Raya.
Cookie pihak ketiga
Cookie pihak ketiga, yang sudah menjadi bagian di internet selama hampir tiga dekade, dapat digunakan untuk melacak aktivitas warganet. Fitur yang sama juga digunakan untuk mengirim iklan yang sangat tepat sasaran ke pengguna internet.
Jika kamu pernah melihat-lihat sepatu di toko online dan iklan sepatu tersebut kemudian muncul di setiap situs yang kamu buka, itulah salah satu pemanfaatkan cookie di browser seperti Chrome.
Di browser lain seperti Safari dan Firefox, cookie pihak ketiga sudah lama dimatikan. Google dengan Chrome-nya baru akan mengambil langkah ini tahun depan.
"Melalui Privacy Sandbox, kami menggunakan pendekatan yang bertanggung jawab untuk menghentikan penggunaan cookie pihak ketiga di Chrome," terang Google.
Baca Juga: 2 Cara Hapus Cache di iPhone untuk Tingkatkan Performa
"Seiring kami memperkenalkan Fitur Anti-Pelacakan, kami memulai pengujian dengan sebagian kecil pengguna Chrome sehingga developer dapat mengetes kesiapan mereka untuk beradaptasi dengan web tanpa cookie pihak ketiga," imbuh Google.
Acak
Google mengatakan peserta pengujian Fitur Anti-Pelacakan dipilih secara acak, "dan jika Anda terpilih, Anda akan diberi tahu ketika Anda membuka Chrome baik di perangkat desktop maupun Android."
Warganet pengguna Chrome yang jadi peserta uji coba akan menerima notifikasi saat akan berselancar di internet terkait kebijakan baru Google ini.
"Jadi, begitu Anda menjelajah web, cookie pihak ketiga akan otomatis dilarang, sehingga membatasi kemampuannya untuk melacak Anda di berbagai situs web," terang Google.
Meski demikian, lanjut Google, jika ada situs yang yang tidak berfungsi tanpa cookie pihak ketiga dan Chrome terus-terusan loading, maka pengguna diminta untuk mengaktifkan kembali cookie pihak ketiga untuk sementara.
Berita Terkait
-
Google Sebut Orang Indonesia Mulai Tertarik soal Isu Teknologi
-
Bos Google Ternyata Menyesal Sudah PHK Massal 12.000 Karyawan
-
Demi Meningkatkan Privasi Pengguna, Google Menghilangkan Cookie Pelacakan di Chrome
-
OJK Akan Panggil Google dan Meta Bahas Iklan Pinjol Ilegal
-
Google Indonesia: 43 Persen Generasi Z Melek Teknologi AI
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Debut Pekan Depan, Huawei Nova 15 Max Bawa Baterai 8.500 mAh dan Chipset Kirin
-
Spesifikasi Vivo T5 Pro di Indonesia: Bawa Bodi Tipis, Chip Kencang, dan Baterai Jumbo
-
5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
-
Xiaomi Siap Rilis Smart Band Anyar Bulan Ini: Layar Lebih Besar, Bodi Premium
-
Daftar HP Android yang Tidak Bisa Pakai WhatsApp Per September 2026, Cek Ponselmu Sekarang
-
65 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Mei 2026: Klaim Motor Gintama dan Katana Gelombang Laut
-
Fitur Baru Google Gemini Bisa Bikin File Otomatis, dari Word, PDF hingga Excel Tanpa Ribet
-
Moto G47 Debut dengan Kamera 108 MP, Apa Bedanya dengan HP Murah Moto G45?
-
Pasar Smartphone Global Q1 2026 Tumbuh 1 Persen, Samsung Kembali Jadi Raja, iPhone 17 Ikut Melejit
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera 3x Hilang, Diganti Sensor 200MP dan Teknologi AI?