Suara.com - iQOO siap meluncurkan smartphone seri Neo9 di pasar China pada 27 Desember dan perusahaan juga memperkenalkan iQOO Watch dan earbud iQOO TWS 1e yang baru.
Beredar bocoran seputar iQOO Neo9 menjelang peluncuran dan kini terbaru adalah penampakan iQOO Watch.
Dilansir dari laman Gizmochina, Selasa (26/12/2023), teaser terbaru menunjukkan kepada kita tampilan depan iQOO Watch secara lengkap, memberi gambaran bagus tentang desain keseluruhannya.
Selain itu, terdapat berbagai pilihan tali jam tangan, termasuk tali silikon, kulit, dan anyaman.
Berikut spesifikasi iQOO Watch yang diharapkan akan hadir.
Dari segi spesifikasi, smartwatch ini akan menampilkan pelat jam kaca melengkung 3D dengan fitur Always-on Display (AOD).
Jam tangan ini menampilkan berbagai tampilan jam, termasuk desain bertema luar angkasa, tampilan jam klasik, dan tampilan jam yang sporty.
iQOO Watch sangat ringan hanya dengan berat 36 gram, memastikan kenyamanan pengguna.
Selain itu, desain gelang jamnya memungkinkan pemasangan yang mudah dan pencocokan dial otomatis.
Baca Juga: Terbongkar! Spesifikasi Kamera Ultra Lebar Utama iQOO Neo9 Pro
Jam tangan pintar ini juga dilengkapi mahkota yang mendukung rotasi dan penekanan tombol untuk navigasi intuitif.
Dari segi fungsionalitas, smartwatch ini akan menawarkan fungsionalitas mode ganda dengan dukungan konektivitas eSIM dan Bluetooth.
Dalam mode eSIM, ia memberikan masa pakai baterai hingga 7 hari, yang mencapai 16 hari dalam mode Bluetooth.
Dimasukkannya teknologi eSIM memungkinkan kemampuan komunikasi mandiri, sehingga meningkatkan kepraktisannya.
Secara internal, jam tangan ini ditenagai oleh sistem operasi BlueOS milik Vivo.
Ia juga dilengkapi kemampuan pemantauan kesehatan tingkat lanjut, termasuk sensor detak jantung 8 saluran dan sensor oksigen darah 16 saluran, yang melayani pengguna yang sadar kesehatan.
Mengingat iQOO Watch mengambil inspirasi dari Vivo Watch 3, maka wajar jika Vivo Watch 3 dijadikan acuan saat berspekulasi mengenai harganya.
Versi Bluetooth dari Vivo Watch 3 dibanderol dengan harga 1.099 Yuan atau sekitar Rp2,37 juta, sedangkan versi eSIM berharga 1.299 Yuan atau senilai Rp2,81 juta.
Berita Terkait
-
iQOO 12 Jadi Smartphone Pertama Diperkuat Snapdragon 8 Gen 3
-
Spesifikasi iQOO Z7 Pro, Bawa Chipset Anyar MediaTek dan Pelengkap Seri Z7
-
iQOO Meluncurkan Program Android 14 Beta iQOO 11, tapi Sayang...
-
Resmi Diluncurkan, Ini Harga dan Spesifikasi iQOO Z7x 5G
-
Spesifikasi dan Harga iQOO Z7 5G yang Resmi Masuk Indonesia 0
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut
-
Raja Juli Antoni dari Partai Apa? Ini Rekam Jejaknya di Politik
-
Pemerintah Izinkan Pesantren Kelola Dapur MBG, Syaratnya Minimal 1.000 Santri
-
Dugaan Pelibatan Anak dalam Promosi Vape, DPR Minta Aparat Hukum Mengusut secara Tuntas
-
3 Contoh Teks Protokol Upacara Bendera 17 Agustus di Sekolah Lengkap
-
Jutaan Buku Dihancurkan, AI Bertambah Pintar: Haruskah Kita Merayakannya?
-
Pesantren Kini Bisa Bangun Dapur MBG Sendiri, Ini Syaratnya
-
Kombo dan Build Item Tersakit Saber di MLBB: Kabur kalau Ketemu 5 Hero Ini
-
5 Pilihan Body Scrub Ekstrak Green Tea untuk Merawat Kulit Cerah dan Halus
-
Driver Ojol Tasikmalaya Geram, Pemesan Misterius Diduga Sengaja Lakukan Order Fiktif Berulang