Suara.com - Platform e-commerce atau belanja online Lazada dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan. PHK Lazada ini berefek pada pegawai mereka yang bekerja di Asia Tenggara.
Lazada sendiri beroperasi di negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Bahkan PHK massal ini berdampak pada semua tingkat jabatan karyawan Lazada.
Menurut narasumber yang mengetahui informasi ini, PHK Lazada itu melibatkan sekitar ratusan pegawai. Singapura adalah negara yang paling kena dampak PHK Lazada.
Namun belum ada informasi apakah PHK Lazada ini juga berdampak ke karyawan yang berlokasi di Indonesia.
Juru bicara Lazada di Singapura mengindikasikan kalau PHK itu benar. Namun dia tidak menjelaskan secara rinci berapa karyawan perusahaan yang terkenda dampak pemecatan itu.
“Kami melakukan penyesuaian proaktif untuk mentransformasi tenaga kerja kami, untuk memposisikan diri kami dengan lebih baik dalam cara kerja yang lebih gesit dan efisien guna memenuhi kebutuhan bisnis di masa depan," katanya, dikutip dari CNBC International, Minggu (7/1/2024).
“Transformasi ini mengharuskan kami menilai kembali kebutuhan tenaga kerja dan struktur operasional kami untuk memastikan Lazada berada pada posisi yang lebih baik dalam mempersiapkan bisnis dan sumber daya manusia kami di masa depan,” lanjut dia.
Semua divisi disebut terdampak PHK Lazada, yang mencakup komersial, ritel, hingga marketing. Narasumber itu menyebut kalau PHK massal itu dimulai minggu ini.
"Beberapa karyawan telah menerima undangan rapat dari perusahaan tetapi belum mendapatkan rinciannya," kata narasumber yang mengetahui masalah itu.
Baca Juga: Permudah Pembayaran di Shopee dengan BRI Direct Debit
Lazada sendiri adalah anak perusahaan dari Alibaba Group, perusahaan teknologi asal China. Ia diakuisisi Alibaba di tahun 2016.
Lazada beroperasi di bawah Alibaba International Digital Commerce Group, yang juga mencakup bisnis lain seperti Alibaba Express, Trendyol, hingga Daraz.
Berita Terkait
-
Permudah Pembayaran di Shopee dengan BRI Direct Debit
-
Lazada PHK Karyawan, Jumlahnya Dirahasiakan
-
300 Juta Pekerjaan Terancam Hilang Gara-gara AI, Pengusaha Akui Lebih Hemat Biaya
-
Pekerja Manusia Digantikan oleh AI, Perusahaan Besar Mulai Lakukan PHK Massal
-
Langkahnya Cepat, Ini Cara Bayar Lazada Lewat BRImo
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia
-
5 HP Infinix 5G Paling Worth It di Tahun 2026, Cocok untuk Gaming dan Streaming
-
5 Tablet Snapdragon Terbaik untuk Multitasking, Performa Ngebut Tanpa Lag
-
3 Rekomendasi Smartwatch Samsung Termurah 2026, Fitur Canggih dan Stylish
-
21 Kode Redeem FC Mobile, Prediksi Kompensasi Mewah EA Usai Insiden Bug Voucher
-
4 Rekomendasi HP Paket Lengkap Kelas Entry dan Mid-Level, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
7 HP Snapdragon 8 Gen 2 Termurah 2026, Performa Flagship Harga Miring
-
25 Kode Redeem Free Fire, Siap-siap Nabung Diamond Buat Booyah Pass Bulan Depan
-
Redmi K90 Max Pamer Fitur Gaming: Dirancang untuk eSports, Delta Force pada 165 FPS
-
7 HP dengan Chipset Dimensity 7300 Termurah 2026, Performa Gaming Harga Cuma Rp2 Jutaan