Suara.com - Mufti Singapura Dr Nazirudin Mohd Nasir mengatakan umat muslim boleh mengonsumsi daging artifisial yang dibuat di laboratorium, asalkan terbuat dari sel-sel binatang yang juga halal dan tidak menggunakan bahan-bahan lain yang dinyatakan sebagai haram.
Nazirudin, yang berbicara dalam sebuah seminar tentang fatwa dalam masyarakat kontemporer akhir pekan ini, mengatakan keputusan itu adalah contoh bagaimana fatwa harus terus mengikuti perkembangan teknologi serta perubahan sosial.
Menteri Urusan Agama Islam Masagos Zulkifli mengatakan bahwa masalah tentang daging artifisial yang dibuat di laboratorium sudah dibahas oleh Dewan Ulama Islam Singapura sejak 2022 dan fatwanya diumumkan Sabtu (3/2/2023).
"Kita bisa menjadi salah satu negara pertama di dunia yang menjadi pemimpin dalam bidang ini, bukan hanya dalam soal daging buatan tetapi juga memastikan bahwa daging ini halal bagi umat Muslim," kata dia.
Singapura sendiri sudah mulai menjual daging buatan sejak 2020 lalu dan pertanyaan apakah daing seperti itu halal bagi umat muslim terus bermunculan.
Di Indonesia sendiri baru Nahdlatul Ulama yang memutuskan perkara soal daging yang dikembangkan di laboratorium. Fatwa itu diumumkan pada 2021 lalu.
Musyawarah Nasional dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama Tahun 2021 menyatakan bahwa daging berbasis sel hukumnya haram untuk dikonsumsi. Fatwa ini diputuskan berdasarkan diskusi Komisi Bahtsul Masail Waqi'iyyah dalam forum Munas & Konbes NU 2021 yang digelar Minggu pada September 2021.
"Daging hasil pengembangbiakan sel yang diambil dari hewan yang masih hidup, seperti sapi dan ayam, hukumnya najis dan haram dikonsumsi," bunyi putusan Komisi Bahtsul Masail Waqi'iyyah dalam Munas dan Konbes NU 2021.
NU mengibaratkan daging dari laboratorium sebagai bangkai binatang, karena merupakan bagian dari hewan yang masih hidup. Selain itu NU menegaskan bahwa daging yang halal adalah yang diambil dari binatang yang sudah disembelih.
Baca Juga: Merajai Hati Customer, Ini Ranking Restoran Steak Halal di Indonesia
Berita Terkait
-
Dapat Sertifikasi Halal, Flip'NFry Siap Ramaikan Industri Halal Tanah Air
-
Akui Slip of Tongue, Cak Imin Klarifikasi soal Konsep Wisata Halal
-
Mie Gacoan Kembali Viral, Kini Ditemukan Belatung Dalam Mienya
-
Kritik Pemerintah Kurang Perhatian ke Potensi Wisata Halal, Cak Imin Tawarkan Solusi Ini
-
Raffi Ahmad Jual Menu Babi di Beach Club Bali, Muslim Halal Makan di Sana?
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
5 HP Midrange Terbaru Siap ke Indonesia: Baterai 9.020 mAh, RAM 12 GB, dan Chip Kencang
-
Tak Hanya Asus, Lenovo Juga Kenalkan Laptop Tipis Pesaing MacBook Neo
-
HP Midrange Honor Bawa Baterai 12.000 mAh dan Chip Anyar Dimensity, Performa Kencang
-
Vivo Y500 Lolos Sertifikasi di Indonesia, HP Midrange Anyar dengan Baterai Jumbo
-
Gojek Hapus Program Langganan GoRide Hemat Buat Driver, Begini Dampaknya
-
Nintendo Segera Rilis Pictonico, Game Mobile 'Absurd' yang Butuh Foto Selfie
-
Bocoran Harga Realme 16T Beredar: Siap ke Indonesia, Baterai 8.000 mAh Tahan 3 Hari
-
Samsung Galaxy A27 dan Galaxy M47 Kompak Pakai Snapdragon, Tradisi Exynos Hilang?
-
Virtuos Tertarik Hadirkan Port GTA 5 dan Red Dead Redemption 2 di Nintendo Switch
-
Asus Rilis Pesaing MacBook Neo dan Lini Laptop Gaming, Tawarkan Layar Lebih Baik