Suara.com - Calon Presiden (Capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku bakal mengirim 10.000 anak Indonesia untuk belajar sains, teknologi, engineering, matematika, kimia, biologi, dan fisika saat pemaparan visi misi di debat capres kelima.
Ia mengaku hal itu dilakukan agar Indonesia bisa merebut bidang teknologi dan sains.
"Dan 10 ribu lagi untuk belajar sains, teknologi, engineering, dan matematika, kimia, biologi, dan fisika. Itu kita rebut teknologi, kita rebut sains," kata Prabowo.
Selain itu Prabowo mengaku bakal membangun rumah sakit modern di setiap kabupaten atau kota apabila terpilih jadi Presiden RI. Ia juga memastikan membangun puskesmas modern di setiap desa di seluruh Indonesia.
Ia pun menyinggung kalau Indonesia saat ini kekurangan tenaga kerja dokter hingga 140 ribu. Maka dari itu pihaknya ingin menambah fakultas kedokteran di Indonesia.
"Kita kekurangan sekitar 140 ribu dokter dan itu akan kita segera atasi dengan cara kita akan menambah Fakultas Kedokteran di Indonesia dari yang sekarang 92 kita akan bangun 300 Fakultas Kedokteran," lanjut Prabowo.
Berita Terkait
-
Ganjar Kembali Unggulkan Program 1 Desa 1 Faskes 1 Nakes
-
Ganjar Pranowo Akan Review UU Cipta Kerja
-
CEK FAKTA: Prabowo Klaim Indonesia Kekurangan 140 Ribu Dokter, Bagaimana Faktanya?
-
Tiga Capres Masuk Arena Debat, Ratusan Relawan Depan JCC Langsung Membubarkan Diri
-
Kerap Hadir di Debat Pilpres, Menteri Bahlil Menolak Disebut Coach Prabowo Subianto
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut