Suara.com - Para pembuat konten di Instagram bertanya-tanya tentang kapan waktu terbaik untuk memposting di platform milik Meta tersebut.
Namun sebelum mengetahui waktu terbaik untuk posting di Instagram pada 2024, pengguna harus tahu bagaimana cara kerja algoritma Instagram.
Instagram mengungkapkan rahasia di balik algoritmanya dalam presentasi pada 2018 dan menekankan bahwa tiga faktor utama yang memengaruhi bagaimana sebuah postingan muncul di feed pengguna meliputi tiga hal, yaitu minat, hubungan, dan kekinian.
Kekinian mengacu pada postingan yang lebih baru mendapat peringkat prioritas dibandingkan postingan yang diunggah beberapa hari lalu.
Hal ini yang perlu pengguna perhatikan untuk mengetahui kapan harus memposting. Oleh karena itu, pengguna harus mempertimbangkan hal berikut:
Posting lebih sering daripada lebih jarang. Postingan yang lebih sering berarti postingan yang ditampilkan lebih baru.
Posting secara khusus pada waktu keterlibatan puncak dalam satu hari atau minggu.
Menurut laporan terbaru dari SproutSocial pada 2019, waktu terbaik untuk memposting di Instagram adalah:
- Senin: 6:00, 10:00, dan 10:00
- Selasa: 2:00, 4:00, dan 9:00
- Rabu: 7:00, 8:00, dan 11:00 malam
- Kamis: 9:00, 12:00, 7:00 malam
- Jumat: 5:00, 1:00 siang, dan 3:00 sore
- Sabtu: 11:00, 7:00 malam, dan 8:00 malam
- Minggu: 7:00, 8:00, dan 4:00 sore
Perlu diingat bahwa slot waktu di atas hanya menampilkan tiga slot waktu teratas untuk setiap hari dan waktu ditetapkan dalam EST.
Melihat kembali data SproutSocial, jelas bahwa hari Rabu adalah hari terbaik dalam seminggu untuk memposting.
Baca Juga: Jangan Dihapus, Begini Cara Menyembunyikan Foto Instagram
Faktor lain yang perlu pengguna pertimbangkan untuk memposting di Instagram:
Algoritme Instagram terbaru memprioritaskan postingan baru dibandingkan postingan lama. Artinya, pengguna perlu mengetahui kapan sebagian besar pengikut pengguna menggunakan aplikasi, sehingga pengguna dapat memposting pada slot waktu tersebut.
Untuk mengetahui waktu terbaik untuk memposting di Instagram, pastikan pengguna melihat hal-hal utama berikut yang dapat meningkatkan atau menghancurkan interaksi.
1. Demografi pengikut target
Orang dewasa yang bekerja dari jam 9 pagi hingga jam 5 sore mungkin lebih cenderung melihat Instagram di pagi hari, sedangkan anak kuliahan yang begadang semalaman mungkin sedikit lebih aktif di Instagram selama waktu tersebut. Mengidentifikasi audiens target dapat menjadi langkah pertama untuk mengetahui jam berapa mereka suka memeriksa Instagram.
2. Perbedaan zona waktu
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya