Suara.com - Video game tidak pernah sepopuler sekarang ini. Di mana pun gamer memilih untuk bermain, dijamin akan ada banyak konten bagus untuk dinikmati. Meskipun hype game konsol sedang tinggi, salah satu alasan utama mengapa game menjadi terkenal dalam budaya modern adalah game seluler.
Baik di platform iPhone atau Android, ada banyak variasi judul dan pengalaman untuk dijelajahi. Hal ini membuat beberapa game seluler menjadi sangat populer.
Berikut ini lima game seluler yang paling banyak diunduh di seluruh dunia:
1. PUBG (PlayerUnknown's BattleGrounds) Mobile
Versi asli PUBG menjadi terkenal di awal popularitas battle royale. Memulai debutnya di PC sebelum bermigrasi ke konsol dan ponsel, game penembak online kompetitif ini memberi pemain tujuan sederhana, yaitu menjadi pemain terakhir bertahan di akhir pertandingan.
Meskipun game seperti Fortnite telah melampaui PUBG dalam hal popularitas Battle Royale murni, tidak ada yang dapat menyangkal pengaruh game ini terhadap banyak judul battle royale berikutnya.
2. Fruit Ninja
Fruit Ninja adalah game yang sangat sederhana, di mana pemain tidak melakukan apa pun selain menggesekkan jari secara tidak menentu di layar.
Tugas pemain hanya memotong buah yang muncul sebanyak-banyaknya sambil menghindari bahan peledak yang dapat mengakhiri putaran permainan.
Baca Juga: Temukan IMEI iPhone dan Android dengan Mudah, Pastikan Ponselmu Resmi!
Kemudahan bermain dipadukan dengan sifat adiktif menjadi resep kesuksesan Fruit Ninja yang terbukti karena game tersebut kini menjadi salah satu judul permainan seluler yang paling banyak dimainkan sepanjang masa.
Dengan versi game yang dikontrol gerakan dan realitas virtual, ada banyak cara bagi gamer untuk menikmati aksi memotong buah di Fruit Ninja.
3. Clash Of Clans
Bagi player yang menginginkan permainan yang lebih mendalam, Clash of Clans menyediakan mekanisme strategi mengasyikkan yang dikemas dalam gaya seni isometrik yang menggemaskan.
Dalam game ini, pemain bisa bekerja sama dengan teman untuk berperang dan mendapatkan emas.
Tak hanya itu, ada banyak sekali transaksi mikro dan dorongan untuk menghabiskan beberapa rupiah untuk mendapatkan fasilitas sulit untuk diabaikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis