Suara.com - Perkembangan teknologi tidak hanya dirasakan pada kehidupan sehari-hari, namun juga pada bidang persenjataan dan militer. Peluru kendali jelajah dan rudal merupakan dua diantaranya.
Meski sudah umum, namun masih cukup banyak yang bingung membedakan antara peluru kendali dan rudal. Padahal sejatinya keduanya adalah senjata yang sama, dimana rudal adalah singkatan dari peluru kendali.
Sejarah Munculnya Rudal di Dunia
Rudal sendiri dikembangkan pada tahun 1923 oleh peneliti asal Jerman, bernama Hermann Oberth. Berawal dari pendalaman pada teori astronautica, ia berasumsi untuk dapat mencapai luar angkasa diperlukan kendaraan dengan daya dorong roket berbahan bakar padat.
Singkat cerita, penelitian justru menemukan bahwa daya dorong tenaga roket dengan bahan bakar cair lebih menguntungkan, dan menghasilkan peluru kendali. Jadi pada dasarnya, peluru kendali adalah hasil sampingan dari upaya pengembangan penjelajahan luar angkasa.
Di Indonesia sendiri, rudal kemudian menjadi unsur kekuatan pertahanan udara yang digunakan untuk melindungi, mempertahankan, dan menjaga keunggulan udara di wilayah NKRI.
Lalu Apa Jenis Rudal Jelajah Paling Canggih Saat Ini?
Banyak negara mengklaim memiliki senjata rudal paling canggih yang ada di era modern seperti sekarang ini. Mulai dari Prancis, Rusia, Iran, hingga Korea Utara. Masing-masing penjelasannya adalah sebagai berikut.
1. Rudal Milik Prancis, Scalp
Baca Juga: Sukses Digunakan di Perang Ukraina, Ini Spesifikasi Rudal Balistik Iskander
Rudal jelajah milik Prancis sendiri diberi nama Scalp. Dengan bobot sekitar 1,300 kg, rudal ini dilengkapi dengan bahan peledak konvensional. Rudal Scalp dapat diluncurkan dari pesawat seperti Eurofighter Typhoon yang dimiliki angkatan udara Inggris, atau pesawat Rafale yang dimiliki Prancis.
Berbasis pada navigasi inersial GPS dan referensi medan untuk memetakan target dan menghindari deteksi musuh, rudal ini juga memanfaatkan kamera inframerah untuk mencocokkan gambar target dengan gambar yang disimpan. Jangkauannya sendiri mencapai 250 km dengan daya rusak yang besar.
2. Rudal Milik Rusia, Kinzhal
Rudal ini dikatakan canggih karena termasuk dalam jenis rudal hipersonik. Rudal ini muncul dalam pertikaian antara Ukraina dan Rusia yang terus berlarut-larut beberapa tahun belakangan ini, dan dinilai memiliki daya jelajah dan daya rusak yang luar biasa.
Meski demikian, rudal milik Rusia ini diklaim sudah dapat ditangkal oleh militer Ukraina pada awal tahun 2024 lalu, dengan teknologi sistem pertahanan udara Patriot. Menghindari kerusakan yang luar biasa, militer Ukraina bertahan dari serangan rudal tersebut.
3. Rudal milik Iran, Khaibar Shekan
Berita Terkait
-
Akan Dilisensi oleh Indonesia, Ini Profil Rudal MAM-L Buatan Turki
-
Korut Tembakkan Rudal Balistik Di Tengah Kunjungan Menlu AS Ke Korsel
-
Detik-detik Roket Startup Jepang Meledak 5 Detik Setelah Diluncurkan
-
Misi Gagal! Roket Space One Jepang Meledak saat Lepas Landas
-
Sukses Digunakan di Perang Ukraina, Ini Spesifikasi Rudal Balistik Iskander
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi