Suara.com - Google Chrome versi berbayar resmi diluncurkan. Layanan browser buatan Google itu diberi nama sebaga Chrome Enterprise Premium.
Sesuai namanya, Google Chrome Enterprise Premium ini dirilis untuk pelanggan kelas bisnis. Peramban ini menawarkan keamanan data yang lebih tinggi.
Google Chrome Enterprise ini menawarkan dua kategori yakni Chrome Enterprise Core (gratis) dan Chrome Enterprise Premium (berbayar), sebagaimana dilansir dari Gizchina, Minggu (14/4/2024).
Versi Core yang gratis itu tetap menawarkan fitur keamanan penting seperti update otomatis untuk menambal celah kerentanan dan manajemen terpusat untuk izin situs web di seluruh perangkat. Model ini juga tetap melindungi pelanggan dari malware dan upaya phising.
Sedangkan Google Chrome Enterprise Premium menawarkan fitur keamanan data yang lebih canggih. Model ini memungkinkan pengguna bisnis untuk menerapkan kebijakan yang membatasi data sensitif diunggah atau dicetak.
Versi Premium juga menawarkan scan malware yang lebih canggih, memberikan perlindungan lebih komprehensif terhadap software berbahaya, membatasi add-on yang mencurigakan, hingga meminimalisir potensi hack atau peretasan.
Selain keamanan lebih tinggi, dua versi Chrome Enterprise ini juga terintegrasi dengan aplikasi lain seperti Google Workspace. Sehingga pengguna bisa lebih simpel dalam melakukan pekerjaannya.
Meskipun Chrome Enterprise melayani pelanggan bisnis, Google Chrome versi gratis juga dipastikan tetap mendapatkan fitur perlindungan data. Perusahaan sedang menguji fitur yang memungkinkan pengguna mengontrol situs web dengan informasi lebih rinci.
Jadi mereka bisa membatasi akses ke data sensitif seperti mikrofon atau lokasi. Meskipun hanya update sederhana, ini tetap bisa menjaga privasi pengguna.
Baca Juga: Link Ujian Kepekaan Google Form Viral di TikTok, Ini Cara Akses dan Arti Hasilnya
Berita Terkait
-
Link Ujian Kepekaan Google Form Viral di TikTok, Ini Cara Akses dan Arti Hasilnya
-
CEO Google Pamer Foto Gerhana Matahari Pakai HP Pixel
-
Sudah Tahu? Ini 5 Perbedaan Google Docs dan Microsoft Word
-
Lakukan Cara Ini Agar Google Tidak Lagi Nguping Aktivitas Online
-
Cara Mengetahui Jalan Macet via Google Maps, Cek Dulu Sebelum Berangkat
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan