Suara.com - Jika pengguna baru menggunakan iPhone, pengguna mungkin pernah melihat ikon baterai di bilah status berubah dari hijau menjadi kuning. Hal itu mungkin membuat pengguna bertanya-tanya apa penyebab baterai iPhone berwarna kuning.
Berikut ini penjelasan singkat mengapa baterai iPhone berwarna kuning dan cara memperbaikinya:
Mengapa ikon baterai iPhone berwarna kuning?
Apa yang pengguna lihat adalah indikator bahwa iPhone dalam Low Power Mode. Mode ini adalah salah satu dari banyak pilihan penghemat baterai Apple, namun bisa dibilang yang utama, karena dapat membuat iPhone tetap menyala selama berjam-jam.
Biasanya sulit untuk mengaktifkan Low Power Mode tanpa menyadarinya, namun bukan tidak mungkin. Misalnya, pengguna mungkin tidak sengaja mengetuk ikonnya di Control Center atau orang lain yang mengaktifkannya setelah pengguna meminjamkan ponsel kepada mereka.
Pengguna mungkin harus mematikan mode ini jika tidak membutuhkannya. Inilah yang dilakukan Low Power Mode saat aktif:
- Mengurangi kecerahan layar.
- Mempersingkat Auto-Lock menjadi 30 detik.
- Batasi kecepatan refresh hingga 60Hz.
- Menghilangkan beberapa efek visual.
- Jeda sinkronisasi Foto iCloud dan sebagian besar pengunduhan otomatis.
- Mengurangi frekuensi pengambilan email.
- Kurangi atau hilangkan penyegaran aplikasi latar belakang.
Cara mematikan Low Power Mode di iPhone melalui pengaturan
- Buka Settings.
- Gulir ke bawah dan ketuk Battery.
- Matikan Low Power Mode.
Cara mematikan Low Power Mode di iPhone melalui Control Center
- Gesek ke bawah dari atas indikator baterai untuk membuka Control Center.
- Jika ada, pengguna dapat mengetuk ikon Low Power Mode, yang terlihat seperti baterai terisi setengah.
Itulah penjelasan singkat penyebab baterai iPhone berubah menjadi kuning dan cara mengatasinya.
Baca Juga: Lebih Besar dari Seri Sebelumnya, iPhone 16 Series Bawa Kapasitas Baterai Segini
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
HP Murah Anyar, Tecno Spark 50 Pro Usung Sensor Sony dan Baterai Jumbo
-
Cari TWS Premium Layar AMOLED? Simak Fitur Menarik Soundcore Liberty 5 Pro Max
-
Adu Spek POCO X8 Pro vs iQOO Z11, Pilih HP Midrange Gahar yang Mana?
-
Spesifikasi Tecno Pova 8 5G: HP Midrange dengan Kamera Sony dan Baterai 8.000 mAh
-
Redmi K90 Ultra Siap Jadi HP Gaming Premium Terjangkau, Bawa Baterai 8.500 mAh
-
Bocoran Vivo T5 Lite 5G: Baterai 6.500mAh, Layar 120Hz, dan Dimensity 6300 Siap Guncang HP Mid-range
-
73 Kode Redeem FF Max Terbaru 16 Juni 2026: Klaim Voucher, Jersey, dan Evo Famas
-
Lawan DJI Osmo Pocket, Insta360 Luna Ultra Bawa Dua Lensa Leica dan Zoom 12x
-
Samsung Health Berbasis AI Hadir di Galaxy Watch, Bisa Deteksi Tanda Tubuh Mulai Sakit Saat Tidur
-
3 HP Lipat Paling Murah Mulai Rp4 Jutaan, Penyimpanan Luas dan Performa Kencang