Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut kondisi cuaca di Indonesia akan diwarnai peningkatan curah hujan dalam seminggu ke depan. Bahkan beberapa wilayah Indonesia ini juga menyebabkan potensi hujan lebat hingga sedang.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menerangkan, hal ini disebabkan karena aktifnya gelombang atmosfer Rossby Ekuatorial di beberapa wilayah RI.
Aktivitas gelombang atmosfer Rossby Ekuatorial yang diperkirakan aktif di sebagian wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa bagian tengah hingga timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan bagian tengah hingga utara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua. Fenomena ini dapat meningkatkan potensi hujan di wilayah tersebut dalam sepekan ke depan.
Baca juga: Ngeri! Dubai Dikepung Banjir Akibat Curah Hujan Terparah dalam 75 Tahun
Selain itu, Guswanto menjelaskan kalau gelombang atmosfer Kelvin yang diperkirakan aktif di wilayah Sumatera dalam sepekan ke depan dapat memicu adanya potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut. Sirkulasi siklonik terpantau berada di Laut Cina Selatan Utara Kalimantan dan Samudra Pasifik utara Papua.
"Sirkulasi-sirkulasi tersebut membentuk daerah konvergensi memanjang dari Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Barat, di laut Seram dan dari papua barat hingga Papua Pegunungan serta membentuk daerah konfluensi Laut Sulu dan Laut Seram hingga Teluk Cendrawasih," katanya, dikutip dari siaran pers BMKG, Kamis (18/4/2024).
Ia menambahkan, labilitas atmosfer pada skala lokal yang terpantau masih cukup kuta juga mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia.
Baca juga: 27 Provinsi di Indonesia Termasuk Jakarta Berpotensi Hujan Badai, Warga Diminta Waspada
"Kombinasi pengaruh fenomena-fenomena tersebut diprakirakan menimbulkan potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang dengan dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin. Kondisi ini berlangsung sebagian wilayah Indonesia hingga 21 April 2024," beber dia.
Baca Juga: Ngeri! Dubai Dikepung Banjir Akibat Curah Hujan Terparah dalam 75 Tahun
Kepala Pusat Meteorologi Publik Andri Ramdhani menambahkan, potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang pada periode 16-21 April 2024 dapat terjadi di sebagian besar Sumatra terutama bagian pesisir barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.
Potensi cuaca lebat ini juga kemungkinan terjadi di Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, pesisir utara Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara, dan sebagian besar Papua.
Baca Juga: Banjir Besar Rendam Dubai
"Maka dari itu, khusus kepada pemudik yang akan kembali ke perantauan untuk berhati-hati dan senantiasa waspada. Ikuti arahan dan imbauan pemerintah," sambung dia.
Andri Ramdhani meminta masyarakat, khususnya yang bertempat tinggal daerah bertopografi curam/bergunung/tebing atau rawan longsor dan banjir, agar tetap waspada terhadap dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang dan berkurangnya jarak pandang.
Hal lain yang perlu diwaspadai adalah fenomena Antecedent Precipitation, yaitu terjadinya curah hujan yang turun sebelumnya dengan kemungkinan dapat memperparah dampak cuaca ekstrem.
Berita Terkait
-
Ngeri! Dubai Dikepung Banjir Akibat Curah Hujan Terparah dalam 75 Tahun
-
27 Provinsi di Indonesia Termasuk Jakarta Berpotensi Hujan Badai, Warga Diminta Waspada
-
Banjir Besar Rendam Dubai
-
Hujan Lebat, Bandara Hingga Mal di Dubai Kebanjiran
-
Potret Dubai yang Kebanjiran Hebat usai Diterjang Badai, Landasan Pacu Pesawat mirip Pesisir Pantai
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
5 Rekomendasi Kamera Terbaik untuk Pemula Dibawah Rp2 Juta, Foto Berkualitas HD
-
7 Pilihan HP Samsung Terbaik untuk Main Game, Anti-lag Harga Bersahabat
-
45 Kode Redeem FF Terbaru 29 November 2025, Dapatkan Skin Booyah dan M1873 Gratis
-
23 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 29 November, Klaim Pemain OVR 110-115 dan 1.000 Gems
-
5 HP Murah dengan RAM 16 GB untuk Kebutuhan Multitasking Berat dan Kerja Harian
-
HMD Diprediksi Siap Terjun ke Pasar Laptop, Kembangkan Chromebook Model Flip
-
6 Smartwatch Anak dengan Fitur SOS, Bikin Orang Tua Lebih Tenang Awasi Si Kecil
-
5 HP Murah Terbaru Desain Mirip iPhone 17 Series, Mulai Rp 900 Ribuan!
-
7 Pilihan Tablet dengan Stylus Pen dan Keyboard Kualitas Terbaik, Harga Dibawah Rp3 Juta
-
5 HP Xiaomi RAM 12 GB Paling Murah untuk Gaming dan Multitasking Berat