Suara.com - Mikrofon dapat digunakan lebih dari sekadar panggilan suara dan rekaman. Selama sepuluh tahun terakhir, banyak aplikasi mulai mengadopsi mikrofon sebagai perangkat input untuk solusi berbasis teks. Hal ini juga diterapkan pada Google Docs lewat fitur Pengetikan Suara atau Voice Typing.
Dengan kata lain, pengguna dapat mengetik menggunakan suara sendiri di Google Docs. Berikut ini cara menggunakan pengetikan suara di Google Dokumen:
Cara menggunakan pengetikan suara di Google Docs
Pengguna dapat menggunakan suara sendiri untuk mengetik di Google Dokumen, namun hanya di browser desktop Chrome. Pengguna selalu dapat menggunakan papan ketik Google di ponsel untuk mengetik suara di bidang apa pun.
Selain itu, pengguna memerlukan mikrofon yang berfungsi yang dicolokkan ke komputer. Jika pengguna menggunakan kamera web, mikrofon mungkin terpasang di kamera web.
- Untuk mulai menggunakan suara untuk mengetik, buka Google Docs di Chrome dan klik Tools > Voice Typing. Alternatifnya, pengguna apat menggunakan pintasan keyboard Ctrl + Shift + S.
Jendela pop-up akan muncul di Google Docs dengan tombol mikrofon abu-abu di tengahnya. Klik tombol tersebut. - Jika pengguna belum melakukannya, izinkan Google Dokumen mengakses mikrofon.
- Ketika pengguna telah memberikan akses Google Dokumen ke mikrofon, pengguna akan memasuki mode pengetikan suara. Jika pengguna tidak mengucapkan apa pun selama beberapa saat, ikon mikrofon di sebelah kiri akan berubah dari merah menjadi abu-abu. Jika itu terjadi, aktifkan kembali fungsi pengetikan suara dengan mengeklik tombol mikrofon abu-abu di jendela pop-up.
Cara menggunakan perintah tanda baca suara Google
Pengguna dapat menggunakan frasa berbeda untuk menambahkan tanda baca pada teks, seperti koma, tanda seru, tanda tanya, garis baru, dan paragraf baru.
Google Docs juga memungkinkan pengguna membuat perintah suara menggunakan mikrofon. Saat berada dalam mode pengetikan suara, pengguna dapat menggunakan perintah suara untuk memilih kata, memformat dokumen, mengedit dokumen, menambah dan mengedit tabel, berpindah-pindah dokumen, dan banyak lagi.
Namun, semua perintah suara harus dalam bahasa Inggris dan bahasa yang diterapkan pada akun serta dokumen pun harus bahasa Inggris.
Baca Juga: Akun Gmail Diretas? Jangan Panik! Ini Cara Cepat Memulihkannya
Itulah cara mudah untuk menggunakan pengetikan suara di Google Docs.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Bocoran Harga Xiaomi 17T Beredar, Bersiap Hadir ke India dan Indonesia
-
Meriahkan Hari Mario, Game Baru Yoshi Bakal Hadir ke Switch 2 Sebentar Lagi
-
37 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 11 Maret 2026, Klaim 100 Ribu Koin dan Pemain 117
-
Daftar Harga HP OPPO Terbaru Maret 2026: Lengkap Seri A, Reno, dan Find X
-
Xiaomi Rilis Mesin Cuci Pintar 2026 dengan HyperOS, Harga Cuma Rp2 Jutaan
-
Daftar Harga HP vivo dan iQOO Terbaru Maret 2026, Lengkap dari Seri Terjangkau hingga Flagship
-
35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
-
6 Rekomendasi HP Snapdragon Paling Murah Maret 2026: Performa Stabil, Baterai Jumbo!
-
Hisense U7SF dan U7SG Resmi Debut dengan Layar MiniLED hingga 116 Inci, Harga Kompetitif
-
Ada PP Tunas, Mendagri Janjikan Insentif ke Pemda Jika Batasi Anak Main Medsos