Suara.com - CEO Meta Mark Zuckerberg merasa yakin kalau perusahaan induk Facebook-WhatsApp-Instagram itu bakal untung dari teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Perusahaan asal Amerika Serikat itu baru saja meluncurkan pesaing chatbot AI ChatGPT bernama Meta AI. Teknologi ini sudah mulai diuji coba di Facebook, Instagram, hingga WhatsApp.
Dalam laporan pendapatan perusahaan, Meta sukses meningkatkan laba bersih lebih dari 12 miliar Dolar AS atau Rp 194 triliun. Sedangkan pendapatan kuartal terakhir Meta berhasil tembus 36,5 miliar Dolar AS atau Rp 591 triliun.
Meski untung banyak, Zuckerberg memprediksi kalau pertumbuhan Meta akan lambat di masa depan. Sebab mereka tak hanya investasi di AI, tapi juga metaverse.
“Secara historis, berinvestasi untuk membangun pengalaman berskala baru dalam aplikasi kami telah menjadi investasi jangka panjang yang sangat baik bagi kami dan bagi investor yang tetap bersama kami,” kata Zuckerberg dalam laporan pendapatan Q1 2024, dikutip dari The Verge, Kamis (25/4/2024).
"Tanda-tanda awalnya juga cukup positif di sini. Namun membangun AI terdepan juga merupakan tugas yang lebih besar dibandingkan pengalaman lain yang telah kami tambahkan ke aplikasi kami, dan hal ini kemungkinan akan memakan waktu beberapa tahun," lanjut dia.
Meta AI sendiri diakuinya sudah dicoba jutaan orang sejak tersedia minggu lalu. Saat ini memang masih gratis, namun Meta bakal memonetisasi produk tersebut.
“Ada beberapa cara untuk membangun bisnis besar-besaran di sini, termasuk meningkatkan perpesanan bisnis, memperkenalkan iklan atau konten berbayar ke dalam interaksi AI, dan memungkinkan orang membayar untuk menggunakan model AI yang lebih besar dan mengakses lebih banyak komputasi,” kata Zuckerberg.
“Dan yang lebih penting lagi, AI telah membantu kami meningkatkan keterlibatan aplikasi, yang secara alami akan menghasilkan lebih banyak iklan dan meningkatkan kualitas iklan secara langsung untuk memberikan lebih banyak nilai," beber dia.
Baca Juga: Bukan Foto, Begini Cara Pakai Video untuk Gambar Profil di Facebook
Rencananya, Zuckerberg bakal menampilkan iklan lewat aplikasi Meta AI tersebut. Pendekatan ini sedikit berbeda dengan ChatGPT OpenAI yang lebih fokus pada langganan, tapi tanpa iklan.
Metaverse gagal total
Sebelumnya Meta rela menghabiskan miliaran Dolar AS untuk membuat proyek metaverse, dunia virtual tiga dimensi. Namun sepertinya impian CEO Meta Mark Zuckerberg itu tidak sesuai ekspektasi.
Pasalnya, saat ini dunia virtual reality (VR) tengah anjlok. Perangkat seperti headset VR hingga kacamata augmented reality (AR) di Amerika Serikat justru menurun drastis.
Penjualan headset VR dan kacamata AR jeblok hingga 40 persen menjadi 664 juta Dolar AS atau Rp 10,2 triliun selama tahun 2023, sebagaimana dilaporkan CNBC International, Kamis (21/12/2023).
Angka tersebut jauh apabila dibandingkan dengan tahun 2022 lalu, ketika perangkat VR dan AR menurun 2 persen dengan nilai 1,1 miliar Dolar AS atau sekitar Rp 17 triliun.
Penurunan dua tahun ini mengisyaratkan tantangan untuk Meta yang amat vokal menggemborkan metaverse. Lebih lagi, Zuckerberg rela mengganti nama perusahaan menjadi Meta untuk mengimplementasikan rencana tersebut.
Berita Terkait
-
Bukan Foto, Begini Cara Pakai Video untuk Gambar Profil di Facebook
-
3 Hero Bocil Epic Tapi Punya Damage Tinggi, Nomor 1 Lagi META Banget!
-
Kolaborasi Alibaba Cloud dan MediaTek Hadirkan AI Generatif di Smartphone
-
DANA Gandeng Microsoft Dorong Peningkatan Produktivitas Kerja Berbasis Teknologi AI
-
Tips Ampuh Menghilangkan Notifikasi Facebook yang Mengganggu
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 Solar Panel Terbaik untuk Cadangan Daya Listrik di Rumah, Harga Mulai Rp18 Ribuan
-
Harga Redmi K90 Ultra Hampir Setara POCO X8 Pro Max, tapi 'Rasa Snapdragon'
-
Pre-Order GTA 6 Resmi Hadir Pekan Ini: Bocoran Harga dan Cuplikan Anyar Beredar
-
Spesifikasi Lenovo Aurora GH15: Headset Gaming Murah dengan Baterai 1000 mAh
-
Vivo X Fold 6 Beri 'Sinyal Bahaya' pada Galaxy Z Fold 8, Apa Saja Fiturnya?
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026