Suara.com - Samsung Electronics sedang mengkaji ulang rencananya untuk meluncurkan model Galaxy Z Fold 6 versi murah, yang rencananya akan dirilis pada paruh kedua tahun ini.
Awalnya, Samsung Electronics berencana merilis model Galaxy Z Fold 6 versi murah tahun ini selain seri Galaxy Z Flip 6 dan Z Fold 6 yang sudah ada.
Namun, pabrikan asal Korea Selatan itu diperkirakan hanya akan merilis dua model tahun ini seperti sebelumnya.
Baca Juga: Samsung Galaxy Z Fold 6 Akan Memiliki Layar Lebih Lebar?
Kurangnya faktor diferensiasi produk dan ketidakpastian industri disebut-sebut sebagai penyebabnya, sebagaimana melansir dari laman Thelec.kr, Selasa (14/5/2024).
Menurut perusahaan pada 13, Samsung Electronics telah memulai tinjauan lengkap atas rencananya untuk meluncurkan model entry-level Z Fold 6, yang rencananya akan ditambahkan ke seri ponsel lipat Galaxy Z 6 tahun ini.
Karena mitra komponen Samsung Electronics akan memulai produksi massal komponen seri Galaxy Z 6 mulai bulan ini, Samsung Electronics saat ini diperkirakan hanya merilis dua model, Galaxy Z Flip 6 dan Z Fold 6, tahun ini seperti sebelumnya.
Awalnya, Samsung Electronics berencana merilis model entry-level Z Fold 6 yang lebih tipis tahun ini, selain model standar Galaxy Z Fold 6 yang sudah ada.
Galaxy Z Fold 6 berisi digitizer (FPCB) yang diperlukan untuk pengenalan stylus (S Pen), tetapi model entry-level Z Fold 6 dirancang tanpa digitizer ini.
Baca Juga: Bikin Kecewa atau Penyegaran? Samsung Galaxy S25 Ultra Akan Kehilangan Kamera Telefoto 3x
Oleh karena itu, Galaxy Z Fold 6 versi murah diharapkan lebih tipis dibandingkan model standar Z Fold 6.
Samsung Electronics baru-baru ini melakukan uji lipat yang sama (sekitar 200.000 kali) untuk model entry-level Galaxy Z Fold 6 seperti model ponsel lipat yang ada.
Baca Juga: Samsung Galaxy Z Fold 6 Bakal Berbingkai Titanium, Mirip Galaxy S24 Ultra
Hal ini untuk memastikan daya tahan dan menambahkan fungsi tahan air dan debu, sehingga menghasilkan produk yang tidak lebih tipis dari ponsel lipat China.
Terinspirasi dari ketebalan ponsel lipat Huawei yang dirilis tahun lalu, Samsung Electronics berencana membuat Galaxy Z Fold 6 tahun ini lebih tipis dari pendahulunya dan merilis model entry-level Z Fold 6 sebagai model yang lebih tipis.
Dibandingkan dengan ponsel lipat China yang tipis namun kurang tahan lama, Samsung Electronics ingin menonjolkan fakta bahwa mereka mampu membuat ponsel lipat yang tipis dan tahan lama.
Berita Terkait
-
3 Cara Samsung Knox Lindungi TV dari Kejahatan Siber
-
Jangan Buang Samsung Galaxy Watch Rusak! Begini Cara Memperbaikinya
-
Realme C65 Segera Masuk Indonesia, Mirip HP Samsung Harga Puluhan Juta
-
Nomor Model Bocor, Samsung Bakal Garap Galaxy Z Fold 6 Ultra?
-
Profil Lee Jae Yong, Bos Samsung yang Jadi Orang Terkaya di Korea Selatan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan
-
Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau
-
Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan
-
Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus
-
Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial
-
Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia
-
Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek
-
Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari
-
WALHI: Sebutan "Bencana Alam" Tak Boleh Menutupi Kerusakan Ekologis
-
Studi Ungkap Dampak Penuaan Mikroplastik terhadap Polutan di Tanah