Suara.com - Di tengah lanskap ancaman siber yang terus berkembang, menurut laporan Modernisasi XDR dan SOC dari Enterprise Strategy Group, masih sulit menemukan alat keamanan informasi yang dapat mendeteksi dan menyelidiki ancaman tingkat lanjut secara tepat waktu.
Kaspersky merilis solusi XDR untuk memenuhu kebutuhan keamanan siber.
"Kami memperkenalkan Kaspersky Next, kami menyederhanakan kompleksitas EDR dan XDR untuk bisnis dan organisasi di Indonesia dari semua ukuran," ujar Yeo Siang Tiong, General Manager Asia Tenggara di Kaspersky, saat jumpa pers, Jakarta, Selasa (21/5/2024).
Baca Juga: Teknologi, Media dan Telekomunikasi Jadi Sasaran Empuk Serangan Siber 2023
Dia menambahkan, tujuannya adalah memberdayakan perusahaan untuk membangun sistem keamanan informasi yang dapat diandalkan dan efisien serta memenuhi kebutuhan unik keamanan siber mereka,.
Statistik Kaspersky mencatat 97.465 phishing finansial, 16,4 juta insiden lokal, 11,7 juta serangan RDP, dan 97,226 deteksi ransomware di Indonesia pada periode Januari hingga Desember tahun lalu.
“Indonesia telah tumbuh menjadi salah satu negara yang mengalami transformasi pesat, seperti AI yang telah munc dan banyak bisnis di sini mulai menerapkannya," kata Dony Koesmandarin, Enterprise Group Manager untuk Indonesia di Kaspersky.
Dia menambahkan, hal membuka peluang baru bagi pelaku industri dan juga penjahat dunia maya.
"Penting untuk memastikan bahwa perlindungan diterapkan secara efektif, sehingga perusahaan dapat tetap bersaing dengan pertahanan terbaik mereka di era super digital ini," dia menambahkan.
Baca Juga: Teknologi, Media dan Telekomunikasi Jadi Sasaran Empuk Serangan Siber 2023
Kaspersky Next adalah lini produk keamanan siber baru yang mencakup perlindungan titik akhir yang kuat yang didukung oleh kemampuan AI.
Kemampuannya melampaui EPP (Endpoint Protection Platform) klasik, yang menyatukan EDR dan XDR untuk pelanggan korporat dari berbagai ukuran dan industri.
Baca Juga: Survei: Sepertiga Insiden Serangan Siber Disebabkan Ransomware
Sebagai solusi keamanan siber yang paling canggih dan efektif, EDR dan XDR membantu perusahaan bertahan dari serangan yang lebih umum, lincah, dan canggih.
Solusi ini dapat sehingga memberikan visibilitas, kendali, respon cepat, dan perburuan ancaman yang proaktif kepada bisnis.
Kaspersky Next bersifat deployment-agnostic dan memungkinkan instalasi cloud dan on-premise.
Berita Terkait
-
Serangan Hacker Makin Canggih berkat ChatGPT, Bisakah Dilawan Balik lewat AI?
-
Trojan Perbankan Ini Menargetkan Lebih dari 60 Perusahaan
-
Perkuat Keamanan Siber Melalui Pendekatan Zero Trust
-
Riset: 30 Juta Masyarakat Indonesia Menghadapi Ancaman Online Tahun Lalu
-
Proyeksi Pasar Dark Web 2024: Hati-hati Iklan di Mesin Pencarian
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
-
Tas Chanel Iriana Jokowi di HUT RI 81 Sangat Langka, Harganya Bikin Tepok Jidat
-
Tim Hukum Sebut Proses Geledah dan Sita Rumah Febrie Adriansyah di Sentul Tanpa Dasar Hukum Sah
-
Bukan Sekadar Simbol Politik! Gerindra Ungkap Makna Prabowo Duduk Diapit Jokowi dan Gibran
-
Ditjenpas Jabar Ajukan Amnesti untuk 1.454 Narapidana, 1.100 Masuk Program Pendidikan Kebangsaan
-
Ajang AHDC 2026 Perkuat Proses Pembinaan Pebalap Muda Lewat Kompetisi Berjenjang
-
Yaqut Tegaskan Pembagian Kuota 50 Persen untuk Haji Khusus Demi Keselamatan Jemaah
-
Bukan Punya Bahlil! Menteri HAM Pigai Pasang Badan Kawal 10 Persen Saham Freeport untuk Papua Tengah
-
The Chosen in the Wild with Bear Grylls: Refleksi Kehidupan di Alam Bebas
-
The Poppy War dan Representasi Sejarah Tiongkok dalam Balutan Fantasi