Suara.com - Sosok tersangka utama kasus pembunuhan Vina Cirebon masih menjadi misteri. Baru-baru ini, netizen menemukan nama Pegi Setiawan di laman Wikipedia ex Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadi Sastra.
Temuan netizen mengenai nama Pegi Setiawan di laman Wikipedia ex Bupati Cirebon ini diunggah ke akun video @ronaldkristianyaung dan langsung menjadi viral di TikTok.
Akun tersebut mengunggah screenshot laman Wikipedia Sunjaya Purwadi Sastra. Di kolom identitas anak, terlihat nama Pegi Setiawan yang adalah anak bungsu dari pasangan Sunjaya Purwadi Sastra dan Hj Wahyu Tjiptaningsih.
Dalam waktu singkat, temuan ini langsung menuai berbagai reaksi. Banyak netizen yang meninggalkan komentar beragam di kolom komentar unggahan @ronaldkristianyaung yang viral di TikTok ini.
"Gimana ini pak pol? Segitu canggih pinternya netizen. Nangkap DPO sampai salah tangkap" tulis netizen.
"Ini yang kerja kebanyakan masyarakat yang ngumpulin bukti-bukti, polisinya kemana? Hebat-hebat netizen Indo" komentar netizen.
Usai unggahan nama Pegi Setiawan yang muncul di laman Wikipedia ex Bupati Cirebon ini viral di TikTok, secara mendadak nama diduga tersangka utama kasus pembunuhan Vina Cirebon ini justru menghilang.
Hal ini kemudian menuai kecurigaan netizen terkait kebenaran identitas Pegi Setiawan yang diduga merupakan anak dari Sunjaya Purwadi Sastra ini.
"Barusan ngecek, keterangan nama anak semua udah gak ada" balas netizen.
Baca Juga: Kata Hotman Paris Soal Kemungkinan Pegi Setiawan Jadi Korban Salah Tangkap Kasus Vina Cirebon
Menuai banyak komentar usai viral di TikTok, beberapa netizen justru meragukan temuan nama Pegi Setiawan di laman Wikipedia ex Bupati Cirebon ini. Menurut netizen tersebut, laman Wikipedia bisa diedit oleh pengguna.
"Mau percaya, tapi Wikipedia itu bisa diedit, buktinya barusan lihat gak ada lagi nama anak-anaknya" ungkap netizen.
Berita Terkait
-
Hotman Paris Desak Ayah Eky Kekasih Vina Turut Serta Dalam Mengupas Pelaku Pembunuhan Anaknya
-
Gak Mau Kalah, Pengacara Saka Juga Diklaim Kesurupan Vina Ungkap Cerita Berbeda dengan Linda
-
Dugaan Juru Bahasa Isyarat Palsu di Konpres Pegi Perong Munculkan Desas Desus Ini
-
Tegas Banget! Ini Perintah Jokowi ke Kapolri di Kasus Pembunuhan Vina Cirebon
-
Hotman Paris Pertanyakan Sikap Ayah Eky Pacar Vina Cirebon: Sampai Hari Ini Bapaknya Tak Mau Komunikasi dengan Kita
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN