Suara.com - Yandex bukan sekadar mesin pencari pesaing Google, namun juga memiliki sejumlah produk menarik. Salah satunya adalah Yandex Browser, web browser yang bisa digunakan secara gratis.
Aplikasi Yandex Browser bisa langsung diunduh dan bebas digunakan secara cuma-cuma, bahkan dianggap mirip dengan Google Chrome yang menjadi web browser populer saat ini.
Perusahaan teknologi asal Rusia, Yandex mengembangkan web browser ini berdasarkan proyek open source Chromium sama seperti Google Chrome dan memakai mesin browser Blink.
Selain itu, Yandex selaku pengembang aplikasi web browser ini juga menaruh perhatian khusus pada sektor keamanan dan privasi penggunanya.
Berbeda dengan Google Chrome, Yandex Browser ini menawarkan beberapa kelebihan. Namun ada juga beberapa kekurangan yang harus diperhatikan.
Berdasarkan penelusuran tim Suara.com, berikut ini telah dirangkum kelebihan dan kekurangan dari Yandex Browser sebagai web browser saingan Google Chrome.
Kelebihan Yandex Browser:
- Cepat dan ringan
- Aman
- Terintegrasi dengan layanan Yandex
- Fitur penyesuaian
- Tersedia untuk berbagai platform
Kekurangan Yandex Browser:
- Kurang populer dibandingkan browser lain seperti Google Chrome dan Firefox
- Beberapa fitur hanya tersedia dalam bahasa Rusia
- Privasi data pengguna menjadi perhatian karena Yandex adalah perusahaan Rusia
Yandex Browser kini tersedia di berbagai platform, mulai mobile seperti Android dan iOS hingga desktop tersedia untuk Windows, Linux hingga MacOS.
Baca Juga: Cara Menonaktifkan Ekstensi dan Plug-in di Google Chrome
Anda bisa langsung mendapatkan Yandex Browser ke store masing-masing platform, atau mengunjungi situs resmi dari Yandex.
Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan Yandex Browser sebagai web browser pesaing dari Google Chrome.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Honor X80 GT Dirumorkan Bawa Baterai 13.080 mAh, Siap Guncang Industri Ponsel!
-
45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
-
LG Rilis UltraGear OLED Anyar, Monitor Gaming dengan Refresh Rate 720 Hz
-
MA Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar soal Google Play Billing Resmi Berkekuatan Hukum Tetap
-
Bikin Gempar vs Gentar: Adu Fitur Drone Iran Rp300 Juta Lawan Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
Cara Menggunakan Google Maps Offline: Hemat Kuota Internet, Mudik Bebas Nyasar
-
Fitur Kamera Oppo Find X9 Ultra Terungkap: Pakai Sensor Sony 200 MP dan Zoom Optik 10X
-
6 HP Xiaomi Performa Tinggi dan Kamera Jernih Mulai Rp5 Jutaan
-
Gambar Hands-On POCO X8 Pro Max Beredar, Bocoran Harganya Menggiurkan
-
Spesifikasi Vivo Y51 Pro: Andalkan Dimensity 7360 Turbo, Skor AnTuTu 920.000 Poin, Harganya...