Suara.com - Masyarakat Indonesia kini tidak perlu khawatir lagi jika sedang berada dalam keadaan darurat seperti masalah kesehatan, panik ketika terjebak dalam lift, kebakaran, kecelakaan lalu lintas, bencana alam, atau lainnya.
Pasalnya kini telah hadir aplikasi bernama TNOS Alert Button (TAB) yang dirancang untuk membantu orang-orang terdekat seperti teman dan keluarga jika mengalami keadaan darurat.
Komisaris Utama & Co-Founder PT Xtreme Network Sistem Rusdi Soetioso mengatakan aplikasi ini adalah solusi untuk keadaan Emergeny apapun, karena Aplikasi ini bisa digunakan oleh Siapapun dan Dimanapun.
Menurutnya, keadaan Emergency harus ditanggapi dengan cepat, karena dapat mempengaruhi hasil akhir. Respon yang cepat akan berdampak besar pada situasi Emergency.
“Alert Button Tnos kami rancang untuk Responsif, artinya Pengguna tidak perlu bicara dengan operator dalam keadaan darurat, langsung akan terhubung dengan Responder. Respon yang cepat akan berdampak besar pada situasi Emergency,” ucap Rusdi di Jakarta, Rabu (12/6/2024).
Ia menjelaskan tombol Merah dalam TAB dapat dihubungkan dengan siapapun yang Anda inginkan sebagai Responder, sebagai ilustrasi untuk Koordinator Security bisa dihubungkan dengan POSKO, Anggota bahkan pada Pihak Yang Berwajib, untuk Pelajar bisa dihubungkan pada Orang Tua, Petugas Keamanan Sekolah atau Guru, bagi Orang Tua yang tinggal sendiri bisa dihubungkan pada Keluarga, Dokter Pribadi dan Security. Pengguna juga bisa Merubah, Menambah dan Menonaktifkan Responder yang ada dalam Aplikasi.
“Aplikasi ini bisa digunakan dimanapun selama tersedia jaringan internet, bahkan mimpi kami karena Alert Button ini relatif berbiaya murah, maka bisa digunakan sampai kepedesaan untuk mengatasi pencurian ternak. Kami juga berharap Aplikasi ini dapat digunakan saudara-saudara kita Para Pahlawan Devisa dimanapun untuk keadaan Emergency,” terang Rusdi.
Ia menambahkan bahwa Aplikasi TAB berbayar, namun nilainya akan lebih murah dari 1 cup coffee. “Apakah Worth It membayar biaya langganan Tnos Alert Button, jawabnya terpulang pada kita sendiri, Apakah kita menempatkan Keselamatan Anak, Orang Tua bahkan Kita sendiri sebagai Prioritas yang Tak Ternilai. Yang berikutnya siapapun akan berharap supaya orang yang kita sayangi tidak pernah mengalami situasi yang tidak diinginkan dan tidak pernah menggunakan Alert Button,” paparnya.
Siapapun bisa menggunakan Aplikasi Tnos Alert Button untuk keadaan Emergency, mulai dari Pelajar, Mahasiswa, Karyawan sampai para Pekerja Migran.
Baca Juga: 3 Tips Buat Video Pakai Ponsel yang Anti Goyang, Patut Kamu Coba!
Berikut adalah beberapa dari Siapapun;
1. Pelajar, Mahasiswa, yang rentan terhadap Bullying bahkan Pelecehan.
2. Orang Tua yang tinggal sendirian, apabila mengalami gangguan Kesehatan dan atau Kejahatan
3. Karyawan yang sering pulang larut malam atau menggunakan Transportasi Umum, yang rentan terhadap Kejahatan dan Pelecehan Seksual.
4. Pengurus RT/RW, Kelurahan yang wilayahnya rentan terhadap Kejahatan atau penyalahgunaan NAPZA.
5. Koordinator Security untuk merespon situasi Emergency dalam area tugasnya.
6. Pengelola Tempat Usaha yang rawan tindak Kejahatan.
7. Petugas pengantar barang uang/berharga, yang rentan terhadap Kejahatan.
8. Para Pekerja Migran yang rentan pada Kekerasan dan Resiko Kerja.
Tag
Berita Terkait
-
JHL Group Hadirkan Aplikasi dengan Beragam Fitur untuk Mudahkan Pelanggan
-
Aplikasi MOD BUSSID, Mudah Download Mod dan Livery
-
Resesi Seks Mengkhawatirkan, Pemerintah Jepang Bikin Aplikasi Kencan
-
2 Cara Menyembunyikan Aplikasi di Xiaomi HyperOS, Amankan dari Si Jahil
-
Geger Aplikasi Pembunuh UMKM dari Cina, Pejabat Kemenkop Bocorkan Cara Kerjanya
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai