Suara.com - Perbedaan Smartwatch dan Smartband terkadang membuat orang bingung. Sebab pada dasarnya, kedua perangkat ini sama-sama menyajikan jam pintar yang membantu aktivitas manusia.
Belum lagi, keduanya juga dapat dikenakan di pergelangan tangan kita seperti jam tangan tradisional. Jika Anda pernah menggunakan kedua perangkat tersebut, Anda akan melihat bahwa keduanya memiliki banyak kesamaan.
Baik Smartwatch ataupun Smartband sama-sama dapat digunakan untuk mengetahui waktu, mencerminkan notifikasi ponsel cerdas (sampai batas tertentu pada gelang pintar) dan melacak kebugaran.
Meski demikian, jika saat ini Anda sedang bingung memilih salah satunya, ada bisa menyimak informasi berikut ini untuk mengetahui perbedaan antara Smartwatch dan Smartband.
Perbedaan Smartwatch dan Smartband
1. Konsep dan Fungsi
Smartwatch adalah perpanjangan dari ponsel cerdas Anda yang memungkinkan Anda memeriksa notifikasi seperti teks, email, dan media sosial, di antara fitur-fitur kesehatan lainnya seperti pelacakan tidur, penghitungan langkah, dll.
Perangkat smartwatch juga memungkinkan Anda menjawab dan menolak panggilan telepon. Ini berbeda dengan Smartband.
Smartband bukanlah perpanjangan dari ponsel Anda, melainkan perangkat wearable gratis yang menyampaikan data kembali ke ponsel Anda.
Baca Juga: Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy Watch FE, Smartwatch Wear OS Terjangkau
Biasanya, perangkat Smartband lebih berorientasi pada kebugaran, oleh karena itu disebut juga gelang kebugaran.
Ini melacak data vital kesehatan Anda seperti detak jantung, tingkat stres, oksigen darah, langkah-langkah, tidur, dan banyak lagi.
2. Desain
Smartwatch memiliki desain yang menyerupai jam tangan konvensional. Dengan kata lain, jam tangan pintar cocok untuk penggunaan sehari-hari.
Beberapa memiliki tali yang dapat dilepas (baja tahan karat, kulit, seperti gesper, karet, dll.) yang dapat Anda ganti untuk acara atau jalan-jalan lain dan bahkan memiliki desain yang lebih baik daripada jam tangan biasa.
Sementara Smartband sering kali hanya dilengkapi tali karet karena perangkat ini memang berfungsi paling baik saat dikenakan saat berpartisipasi dalam aktivitas olahraga atau rekreasi.
Berita Terkait
-
Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy Watch FE, Smartwatch Wear OS Terjangkau
-
Tips Pemilihan Smartwatch Terbaik untuk Pecinta Aktivitas Fisik
-
Siap Tantang Apple Watch Ultra 2, Galaxy Watch Ultra Usung Fitur Premium
-
Bawa Fitur AI dan eSIM, Harga Vivo Watch GT Dibanderol Rp 1 Jutaan
-
Gak Perlu Smartwatch, Cara Melacak Langkah Kaki di Android dan iPhone
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard