Suara.com - Ada banyak jenis soal yang digunakan untuk mengetes kemampuan dan cara berpikir seseorang, salah satunya adalah Cryptarithm. Tapi, apa itu Cryptarithm?
Untuk bisa mengerjakan soal jenis Cryptarithm ini, maka Anda memerlukan logika dan penalaran yang baik dalam matematika.
Mengacu pada alasan tersebut, hasil jawaban akan bisa merepresentasikan nalar dan logika seseorang.
Sayangnya, banyak orang tidak mengetahui apa itu Cryptarithm dan bagaimana cara menyelesaikannya. Padahal, mengetahui hal ini bisa membuat Anda mudah menjawab soal dengan tipe ini.
Apa itu Cryptarithm?
Cryptarithm atau yang juga sering disebut sebagai alfametika, adalah teka-teki yang mengharuskan Anda untuk menuliskan ekspresi aritmatika yang angka-angkanya telah diganti dengan huruf, yang masing-masing angkanya adalah huruf yang berbeda.
Tugas Anda adalah "memecahkan kode" untuk mencari tahu angka yang diwakili oleh setiap huruf.
Sebelum memecahkan soal bertipe Cryptarithm, berikut adalah beberapa aturan yang mengatur alphametics
Aturan alphametics
Baca Juga: Apa itu Scribd? Jendela Menuju Dunia Pengetahuan Tanpa Batas
- Angka yang identik diganti dengan huruf yang sama. Angka yang berbeda diganti dengan huruf yang berbeda.
- Setelah mengganti semua huruf dengan angka, ekspresi aritmatika yang dihasilkan harus benar secara matematika.
- Angka tidak dapat dimulai dengan 0. Misalnya, angka 0900 adalah ilegal.
- Setiap masalah harus mempunyai tepat satu solusi, kecuali dinyatakan lain.
- Soal-soal akan menggunakan basis 10 kecuali dinyatakan lain. Ini berarti bahwa huruf-huruf tersebut menggantikan sebagian atau semua dari 10 digit – 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9.
Contoh soal dan cara penyelesaiannya
Ada sebuah soal yang menyebut: A+A+A=BA. Kira-kira angka berapa yang bisa menggantikan huruf-huruf tersebut.
Jawabannya:
A+A+A harus sama dengan angka di atas 10 karena sama dengan angka dua digit (BA).
Oleh sebab itu, silahkan cari tiga angka yang jika dijumlahkan maka hasilnya bisa menjadi dua digit angka. Misal angka 1+1+1= 3, berarti bukan angka ini karena hasilnya hanya satu angka.
Kemudian 2+2+2= 6, juga bukan angka ini karena hasilnya hanya satu angka. 3+3+3=9 juga bukan karena hasilnya masih berupa 1 angka.
Berita Terkait
-
Apa itu Scribd? Jendela Menuju Dunia Pengetahuan Tanpa Batas
-
Apa Itu GetApps di HP Xiaomi? Apa Bedanya dengan Google Play Store?
-
Apa Itu Roaming Data? Yang Sering Traveling ke Luar Negeri Wajib Tahu
-
Apa Itu ShareMe di HP Xiaomi? Bisa Transfer File secara Offline
-
Apa Itu Quick Share? Simak Kelebihan Bagi HP Android
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu