Suara.com - TSMC sedang bersiap melakukan uji coba produksi chipset anyar bersistem fabrikasi 2 nm. Chipset tersebut diprediksi bakal tersemat pada iPhone 17 series.
Kabar produksi dari TSMC ini dimulai lebih cepat dibanding perkiraan para analis. Sebelumnya, produksi uji coba diharapkan akan dimulai pada kuartal keempat 2024.
Tak dimulai pada Oktober, TSMC kabarnya memilih memajukan uji coba produksi pada bulan ini. Hal tersebut dimaknai sebagai upaya mempercepat produksi guna mengamankan hasil yang stabil sebelum produksi massal.
Masa produksi uji coba tersebut adalah momen ketika perusahaan menguji proses lini produksi yang direncanakan untuk digunakan sebelum memproduksi dalam jumlah besar.
Dilansir dari Gizmochina, uji coba produksi chipset 2 nm ini akan dilakukan di pabrik Baoshan, Taiwan, milik TSMC. Sebagai informasi, iPhone 15 Pro mengemas chipset A17 Pro yang dibuat menggunakan sistem fabrikasi 3 nm TSMC.
Proses ini memungkinkan banyak transistor untuk dikemas ke dalam ruang yang lebih kecil, sehingga meningkatkan kinerja dan efisiensi dibanding pendahulunya.
Chip M4 Apple sendiri memulai debutnya dengan iPad Pro baru, yang menggunakan proses fabrikasi 3 nm versi peningkatan. Mendapatkan tingkat hasil yang cukup baik (persentase chip yang lolos pemeriksaan kendali mutu) umumnya merupakan salah satu tantangan terbesar untuk catatan proses baru.
Pada bulan April tahun lalu, chip 3 nm dari TSMC memiliki tingkat hasil sekitar 50 persen. Perlu diketahui, Snapdragon 8 Gen 3 yang meluncur pada Oktober 2023 menggunakan sistem fabrikasi 4 nm TSMC. Snapdragon 8 Gen 4 yang akan datang diyakini memakai proses fabrikasi 3 nm.
TSMC diharapkan menerapkan teknologi Gate All Around (GAA) yang dimulai dengan proses 2 . Itu diyakini akan meningkatkan kinerja dan efisiensi daya pada dapur pacu.
Baca Juga: Samsung Kenalkan Exynos W1000, Diklaim Lebih Kencang dan Hemat Daya
Berita Terkait
-
Artificial Intelligence Makin Masif, Telkom Komitmen Dorong Perluasan Penggunaan AI di Indonesia
-
Andalkan Chipset Terkencang Qualcomm, Realme GT 7 Pro Bawa Baterai 6.000 mAh
-
Kembangkan Teknologi AI, Pendapatan Samsung Melonjak Drastis di Q2
-
Pesaing Redmi Note 14 Pro, Realme 13 Pro Plus Juga Bawa Chipset Anyar?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
HP Murah Terbaru Harga Cuma Sejutaan, Honor Play 70C Usung Desain Mirip iPhone 16 Pro
-
QRIS IndonesiaChina Resmi Meluncur, Netzme Bikin UMKM Bisa Terima Alipay dan UnionPay
-
Sempat Menghilang 10 Tahun, Ubisoft Bangkitkan Kembali Game Perang RUSE
-
Laptop AI Asus 2026 Resmi Rilis di Indonesia, Zenbook DUO Layar Ganda hingga Vivobook Copilot+ PC
-
Ponsel Misterius Motorola Lolos Sertifikasi Komdigi, HP Lipat Gahar Razr Fold?
-
5 HP Murah Terlaris Global Q1 2026: Samsung Galaxy A Memimpin, Redmi Bersaing
-
Cari Smartband Murah dengan AOD? Ini 5 Rekomendasi Terbaik 2026
-
Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan
-
Sukses Usai Debut, Capcom Siap Kembangkan IP Pragmata Lebih Lanjut
-
5 Aplikasi Tanda Tangan Digital 2026: Privy, DocuSign hingga Adobe Sign, Mana Legal di Indonesia?