Suara.com - Teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin masif digunakan di Indonesia. Pemanfaatan AI menunjukkan potensi yang luar biasa dalam berbagai sektor di tanah air, meskipun penerapannya masih perlu diperluas. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) sebagai perusahaan digital telco, yang dipercaya menjadi lokomotif digitalisasi di Indonesia, berkomitmen dalam mengembangkan AI yang berdampak positif kepada bangsa.
Strategi besar pengembangan AI di Telkom bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi baik di internal dan eksternal perusahaan, serta melakukan inovasi yang dapat mendukung bisnis maupun membuka peluang bisnis baru. Langkah yang dilakukan Telkom juga selaras dengan salah satu rekomendasi Indonesia Digital Society Forum (IDSF), yaitu turut mengembangkan infrastruktur AI, seperti pusat data yang aman dan andal, dengan jaringan internet cepat dan platform cloud untuk pengolahan dan penyimpanan data yang efisien.
“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan solusi yang relevan dengan kebutuhan berbagai sektor, termasuk pengembangan solusi dengan menerapkan teknologi AI. Saat ini, kami telah memiliki infrastruktur pusat data AI yang dijamin keamanannya,” ujar EVP Digital Business and Technology Telkom, Komang Budi Aryasa, dalam webinar “Discover the Latest AIDriven Business Performance Insights and Best Practices in Unleashing the Power of Data and Intelligence” yang digelar oleh IDSF beberapa waktu lalu.
Salah satu produk BigBox, yang berada di bawah naungan Leap-Telkom Digital, memiliki fitur bernama BigVision yang telah dilengkapi oleh AI. BigVision mampu menganalisis dan mengidentifikasi kerumunan orang dalam area tertentu, menghitung jumlah orang yang berada di sana, dan dapat mengidentifikasi pola perilaku dalam kerumunan tersebut.
Teknologi BigVision bermanfaat bagi berbagai perusahaan untuk mengenali perilaku karyawan dan perilaku orang lain di ruang umum seperti sekolah, bandara, terminal, stasiun, dan tempat-tempat lainnya yang banyak dilalui.
Selain itu, Telkom juga mengembangkan AI dalam bentuk chatbot yang membantu berbagai sektor untuk mendapatkan solusi terbaik. Pada ekosistem myIndibiz, terdapat chatbot bernama Bizy yang mampu membantu UKM di Indonesia mendapatkan solusi sesuai kebutuhannya pada produk dan layanan digital yang ada di Leap-Telkom Digital.
Bizy mampu memberikan layanan yang dipersonalisasi dan interaktif, sehingga solusi yang diberikan kepada pelanggan lebih tepat sasaran. Bizy dikembangkan dengan sangat interaktif, sehingga mampu membantu pelanggan menemukan solusi yang sesuai dengan tantangan yang mereka hadapi serta menghasilkan data berharga yang memberikan wawasan tentang perilaku, preferensi, dan masalah pelanggan.
Hal ini pun dapat digunakan untuk perbaikan produk dan strategi pemasaran.
Bizy juga dapat menangani volume interaksi pelanggan yang semakin meningkat tanpa mengorbankan kualitas atau efisiensi. Bizy secara signifikan mampu mengurangi waktu respons rata-rata untuk pertanyaan pelanggan. Dengan respons yang akurat dan tepat waktu, pelanggan pun mendapatkan pelayanan yang optimal dengan cepat sesuai dengan kebutuhannya.
Baca Juga: Telkom Bantu Startup untuk Berkontribusi dalam Pengembangan IKN
Pemanfaatan chatbot terbukti memberikan dampak positif kepada peningkatan efisiensi operasional bulanan Telkom sampai dengan 74,2% lewat otomatisasi oleh Bizy. Setelah mengimplementasikan Bizy, biaya operasional pemasaran Telkom juga berkurang signifikan, sehingga perusahaan bisa lebih hemat.
Fitur lain yang ada di BigBox yakni BigAssistant merupakan solusi berbasis AI yang membantu pengguna untuk mengelola dan menyediakan informasi tertentu melalui interaksi percakapan seperti chatbot. Sistem ini memadukan teknologi chatbot dengan manajemen pengetahuan untuk memberikan jawaban yang kontekstual dan relevan terhadap pertanyaan pengguna sesuai kebutuhan.
Berbagai produk unggulan dari Leap-Telkom Digital lainnya juga telah dilengkapi dengan AI guna meningkatkan pelayanan yang diberikan. Inovasi pengembangan AI yang dilakukan Telkom menjadi komitmen perusahaan untuk mewujudkan bangsa yang lebih sejahtera dan berdaya saing. Leap Telkom Digital juga memayungi produk dan layanan digital Telkom lainnya yang dapat dilihat di tautan berikut https://leap.digitalbisa.id/our-product.
Berita Terkait
-
Album Terbaru Iwan Fals "Tujuh Belas" Hadir Eksklusif Hanya di Langit Musik
-
Telkom Bantu Startup untuk Berkontribusi dalam Pengembangan IKN
-
Catat Pertumbuhan Laba Bersih 30%, Infomedia Kembangkan Teknologi 3A untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Telkom Berkolaborasi dengan Google Demi Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Telkom Minta Pemerintah Turun Tangan Urus Starlink: Kami Tidak Bisa Bendung Teknologi Ini
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis
-
Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran
-
Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026
-
Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun
-
Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan
-
Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran
-
Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
-
Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim