Suara.com - Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi Korea Selatan akan meluncurkan layanan pengantaran makanan dan kebutuhan harian ringan dengan menggunakan drone tanpa awak.
Layanan pengiriman tersebut akan dimulai bulan depan pada 32 pulau dan 17 taman terpilih di seluruh Korea Selatan.
Barang utama yang akan dikirim termasuk makanan, seperti ayam dan pizza, serta kebutuhan sehari-hari, dengan batas berat 3 kilogram.
Di beberapa wilayah pulau, barang-barang yang diproduksi secara lokal akan dikirim ke daratan melalui drone, kata kementerian tersebut, Selasa 30 Juli 2024.
Pulau tempat layanan drone akan diluncurkan meliputi Pulau Mara, Pulau Gapa di Jeju, dan Pulau Geumo di Provinsi Jeolla Selatan.
Pulau-pulau tertentu di provinsi lain, termasuk provinsi Chungcheong Selatan dan Gyeongsang Selatan, juga disertakan.
Sedangkan, kawasan taman yang dipilih meliputi taman Tancheon dan Jungang di Provinsi Gyeonggi, serta zona taman di provinsi lain, termasuk Provinsi Gyeongsang Utara, Provinsi Jeolla Utara, dan Provinsi Gyeongsang Selatan.
Keuntungan Drone
Penggunaan drone untuk logistik semakin populer karena berbagai keuntungan yang ditawarkannya, seperti efisiensi, kecepatan, dan kemampuan mencapai area yang sulit dijangkau.
Baca Juga: Perusahaan Jepang Buat Drone Canggih, Bisa Berlayar dan Lepas Landas di Air
Berikut adalah beberapa aspek penting dan keuntungan penggunaan drone dalam logistik:
1.Pengiriman Cepat
Drone dapat mengurangi waktu pengiriman secara signifikan dibandingkan dengan metode pengiriman tradisional, terutama di daerah perkotaan yang padat atau daerah terpencil.
2.Akses ke Area Sulit
Drone dapat mencapai lokasi yang sulit diakses oleh kendaraan darat, seperti daerah pegunungan, pulau terpencil, atau area bencana.
3.Efisiensi Biaya
Penggunaan drone dapat mengurangi biaya operasional seperti bahan bakar, tenaga kerja, dan infrastruktur dibandingkan dengan kendaraan tradisional.
4.Mengurangi Kemacetan Lalu Lintas
Dengan menggunakan jalur udara, drone dapat menghindari kemacetan lalu lintas, meningkatkan efisiensi pengiriman di daerah perkotaan yang padat.
5.Pengiriman Berkelanjutan
Drone biasanya menggunakan baterai listrik, yang lebih ramah lingkungan dibandingkan kendaraan bermotor yang menggunakan bahan bakar fosil.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Tayang 16 September, Han So Hee Jadi CEO Muda dalam Film The Intern
-
Percepat Pendalaman Pasar Bulion Nasional, Indonesia Kini Punya Indonesia Bullion Market Association
-
Rumus Volume dan Luas Permukaan Bola: Lengkap dengan Sifat, Jenis, dan Contoh Soal
-
Kirim Pasukan ke Jila, Satgas Damai Cartenz Buru Kelompok Penyandera Wanita Hamil dan 8 Warga
-
Mengenang Christopher McCandless, Ketika Keinginan Bebas Berujung Maut
-
Panas Bumi RI Bisa Tantang Batu Bara dan Diesel, Kapasitas Bakal Digenjot 5,2 GW
-
Susul Haechan, Semua Member NCT Dream Resmi Perpanjang Kontrak dengan SM
-
Review Film Harusnya Horror: Cerita Hantu Gagal Seram yang Sangat Menghibur
-
Badan Anti-Narkotika Amerika Serikat Selidiki Kematian Hayden Panettiere, Kenapa?
-
Kementerian ESDM Targetkan PNBP Panas Bumi Rp2,6 Triliun