Badan Anti-Narkotika Amerika Serikat Selidiki Kematian Hayden Panettiere, Kenapa?

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:09 WIB
Aktris Hollywood Hayden Panettiere meninggal dunia pada usia 36 tahun meninggalkan duka mendalam. (CNA)
  • DEA membantu Kepolisian Greenville menyelidiki penyebab pasti kematian aktris Hayden Panettiere.

  • Polisi mengamankan kantong obat-obatan dari TKP, namun status konsumsi zat masih diteliti.

  • Hasil resmi penyebab kematian Panettiere masih menunggu rampungnya uji toksikologi dan autopsi.

Suara.com - Badan Penegakan Hukum Narkotika Amerika Serikat atau DEA resmi bergabung mengusut misteri kematian aktris papan atas Hayden Panettiere. Kepolisian Kota Greenville di South Carolina tetap memimpin proses investigasi formal atas insiden yang merenggut nyawa bintang berusia 36 tahun tersebut.

Keterlibatan lembaga penegak hukum federal ini mengindikasikan adanya pendalaman mendalam terkait faktor-faktor teknis di lokasi kejadian. Penyidik berupaya mengurai secara pasti rentetan peristiwa sebelum sang aktris ditemukan tidak bernyawa pada hari Minggu.

Langkah DEA masuk ke area penyidikan berlangsung persis sehari pasca kepolisian setempat merilis rincian laporan penanganan awal di tempat kejadian perkara. Dokumen kepolisian mencatat kedatangan petugas ke sebuah kediaman pribadi di Easley Bridge Road guna merespons panggilan darurat medis terkait kondisi korban yang tak sadarkan diri.

Hayden Panettiere meninggal pada usia 36 tahun setelah bertahun-tahun menghadapi tekanan berat industri hiburan.(NYT)

Laporan resmi kepolisian mengonfirmasi bahwa aktris pemeran serial Heroes tersebut sedang berada bersama kekasih pasang-surutnya, Brian Hickerson, serta saudara kandungnya, Zack Hickerson. Ketika petugas tiba di lokasi, Brian Hickerson secara langsung menunjukkan kantong berisi jajaran obat-obatan yang tengah dikonsumsi oleh Panettiere.

Meskipun kantong obat telah diamankan sebagai barang bukti, pihak berwenang menegaskan belum dapat memastikan apakah korban mengonsumsi alkohol atau zat terlarang saat kematian terjadi. Sejumlah pejabat kepolisian bersama tim pemeriksa medis (coroner) langsung diturunkan ke lokasi kejadian guna menggelar olah TKP secara menyeluruh.

Pihak kantor koroner resmi menyatakan bahwa penyebab utama serta mekanisme kematian sang aktris belum dapat disimpulkan.

"Tetap menunggu penyelidikan lebih lanjut dan penyelesaian studi tambahan," ujar perwakilan kantor koroner dalam rilis pers resminya.

Semasa hidupnya, figur publik kelahiran Amerika Serikat ini dikenal sangat terbuka mengenai dinamika perjuangan hidup dari masa ketenaran anak-anak hingga dewasa. Hayden Panettiere sempat menuangkan seluruh lika-liku perjalanannya melalui sebuah buku memoar yang terbit pada Mei lalu berjudul 'This Is Me: A Reckoning'.

Melalui sinopsis resminya, buku tersebut menyajikan gambaran langka dan intim tentang kerangka kehidupannya di balik pintu tertutup, membuka diri tentang depresi pascamelahirkan, kecanduan dan pemulihan, trauma, kekerasan dalam rumah tangga, serta rasa kehilangan. Kejujuran kisah hidupnya kini kembali menjadi sorotan publik seiring dengan berjalannya proses autopsi dan analisis toksikologi.

Gelombang duka cita mengalir deras dari belahan industri hiburan Hollywood yang kehilangan salah satu talenta terbaiknya. Nama Panettiere terukir luas lewat peran ikoniknya dalam berbagai karya sinematik populer seperti Ice Princess, Nashville, Remember the Titans, Raising Helen, hingga seri film horor Scream.

Mendiang meninggalkan seorang putri bernama Kaya yang merupakan buah hatinya bersama sang mantan tunangan, petinju Wladimir Klitschko. Kasus ini menambah daftar panjang riwayat penanganan kematian selebritas yang membutuhkan analisis multidisiplin antara kepolisian lokal dan otoritas obat-obatan federal.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com