Suara.com - Baru-baru ini, TikTok dibuat geger dengan tren 'Gak Bisa Yura' yang ramai di media sosial tersebut. Jadi ajang netizen curhat sedih ke Yura Yunita, apa arti tren gak bisa Yura yang sedang viral di TikTok ini?
Tren 'Gak Bisa Yura' ini dibuat dengan menggunakan iringan lagu 'Risalah Hati' milik Dewa19 yang kembali dinyanyikan oleh Yura Yunita. Tren ini memakai bagian reff dari lagu terkait usaha seseorang untuk membuat pria atau wanita idamannya luluh ini.
Lagu ini dirilis kembali di tahun 2021 lalu dalam format live performance sambil dibawakan oleh Yura Yunita sambil berkolaborasi dengan Dewa19.
"Aku bisa membuatmu, jatuh cinta kepadaku meski kau tak cinta" bunyi bagian reff di lagu 'Risalah Hati' milik Dewa19 ini.
Seolah menjadi tempat curhat favorit netizen, banyak yang kemudian membuat berbagai konten cerita mengenai kisahnya yang sulit untuk meluluhkan hati sosok yang ia sukai.
Tren 'Gak Bisa Yura' ini muncul pertama kali sebagai jawaban untuk nyanyian reff Yura Yunita di lagu tersebut. Tren ini seolah membantah Yura Yunita yang menyebut jika siapa saja bisa meluluhkan sosok yang ia cintai.
Berbagai parodi dan curhatan kocak muncul di tren 'Gak Bisa Yura' yang viral di TikTok ini, berikut beberapa contoh curhatan netizen yang ditinggalkan di kolom unggahan Yura Yunita.
"Gak bisa Yura, aku bukan orang yang dia mau" balas netizen.
"Gak bisa Yura, sainganku orang yang dia suka" komentar akun lainnya.
"Gak bisa Yura, ternyata aku cuma pelampiasannya" ungkap netizen.
"Gak bisa Yura, dia cuma penasaran dan belum selesai dari masa lalunya, dan lagi dia gak suka sama aku. Aku harus gimana Yura, baru aja buka hati udah sakit lagi" tuli akun lainny.
Sudah rilis sejak tahun 2021 lalu, tren 'Gak Bisa Yura' mendadak viral hingga mendompleng lagu 'Risalah Hati' yang dinyanyikan kembali oleh Yura Yunita ini.
Berita Terkait
-
Diseret Warga ke Kantor Polisi, Begini Nasib Ibu Dua Anak usai Live Syur di TikTok
-
Video Lawas Thariq Halilintar Ungkap Momen PDKT Viral, Ternyata Gegara Fuji Ngebet Bikin Konten TikTok: Nah Kan?
-
Konten Baca Wajah di TikTok Ungkap Karakter Pribadi, Aaliyah Massaid Dinilai Lebih Anggun daripada Fuji?
-
Apa Itu Tren Jangan Ya Dek Ya? Ramai di TikTok Usai Atta Halilintar Diduga Sindir Fuji
-
Rocker Juga Bisa Joget TikTok, Dave Grohl Ikut Tren Tarian Apple Charli XCX
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Indosat HiFi Air Resmi Hadir, Internet Rumah Tanpa Kabel Bisa Dibawa Mudik dan Langsung Aktif
-
27 Kode Redeem FF 27 Februari 2026: Ada Skin SG2, Angelic, Hingga Bundle Jujutsu Kaisen
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 Februari 2026: Klaim Pemain OVR 117 dan Ribuan Gems Gratis
-
realme 16 Series 5G Bawa 21 Classic Tone ala Kamera Profesional dan Fitur NEXT AI Photography
-
4 Smartwatch yang Ada Pengingat Salatnya, Harga Terjangkau Mulai Rp200 Ribuan
-
Harga Sewa iPhone Jelang Lebaran 2026, Modal Rp300 Ribu Bisa Bawa 15 Pro Max saat Mudik
-
HP Tahan Banting Merek Apa? Ini 6 HP dengan Material Solid untuk Jangka Panjang
-
Lonjakan Trafik Ramadan 2026, XLSMART Siapkan Jaringan dan Paket Data XL, AXIS, hingga XL SATU
-
Teknologi Grab Indonesia 2026: Algoritma, Big Data, dan 3,7 Juta Mitra Penggerak Ekonomi Digital
-
Kolaborasi Jadi Strategi Besar Dorong Ekosistem Esports Indonesia Makin Kompetitif di 2026