Suara.com - Suara.com - Google kembali menyindir Apple saat peluncuran Pixel 9 pada 13 Agustus 2024 kemarin. Sindiran Google tersebut ramai di media sosial.
Google meluncurkan seri Pixel 9 yang telah lama ditunggu-tunggu di acara Made by Google pada tanggal 13 Agustus.
Pada kesempatan tersebut, Google sukses memamerkan ponsel andalannya dan fitur AI terbaru. Namun, acara mendapat sorotan karena Google secara tidak langsung seolah menyentil Apple pada momen tersebut.
Seperti diketahui, Google dan Apple memang lama terlibat persaingan. Dan belakangan ini, keduanya "berkompetisi" dalam hal teknologi AI.
Apa yang disindir Google?
Karena fokus Google pada perilisan tersebut adalah memperkenalkan ponsel dengan dukungan AI, maka Apple Intelligence milik perusahaan Apple menjadi bahan sindiran mereka.
Sebagaimana diketahui, Apple menghadapi pengawasan ketat setelah mengungkapkan bahwa fitur AI-nya akan bergantung pada ChatGPT OpenAI untuk beberapa fungsi.
Fungsi-fungsi yang dimaksud mencakup menghasilkan teks dari awal atau menghasilkan konten fotorealistik atau menangani permintaan seperti membuat resep makanan.
Hal inilah yang kemudian disindir Google. Perusahaan tersebut mengklaim bahwa Gemini buatan mereka cukup mampu menjawab pertanyaan yang rumit dan tidak menyerahkan tugas ke layanan AI lain.
Baca Juga: 10 HP Terlaris di Dunia Pada 2024, Xiaomi Berhasil Menyempil
“Gemini terintegrasi secara mendalam dengan aplikasi Google dan Android dan dapat menangani pertanyaan yang rumit tanpa menyerahkannya ke penyedia AI pihak ketiga yang mungkin tidak Anda kenal atau percayai," kata mereka.
Bukan hanya itu, inilah beberapa sindiran Google kepada Apple
1. Google Gemini berbicara dalam bahasa pengguna, sedangkan Siri Apple masih belajar
Google memamerkan kekuatan linguistikny, dengan membanggakan bahwa Gemini "tersedia di seluruh dunia saat ini, jauh melampaui penutur bahasa Inggris dan satu pasar."
Kebanggaan poliglot ini merupakan sindiran yang jelas terhadap fitur AI Apple yang akan datang, yang awalnya hanya akan melayani orang Amerika yang berbahasa Inggris.
2. Google menyindir kemitraan OpenAI antara Apple dan pembuat ChatGPT: “Tanpa mengirimkan data pribadi Anda ke penyedia pihak ketiga”
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen
-
7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo
-
5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam
-
5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak
-
Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma
-
4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi
-
Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad
-
Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia
-
8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan