Suara.com - Hitachi Vantara, anak perusahaan dari Hitachi yang bergerak di bidang penyimpanan data, infrastruktur, dan manajemen hybrid cloud, resmi memperkenalkan layanan Hitachi Virtual Storage Platform One ke Indonesia.
Chief Product Officer di Hitachi Vantara, Octavian Tanase mengatakan, ini adalah platform hybrid cloud yang akan mengubah cara perusahaan mengelola dan memanfaatkan data mereka dalam lanskap teknologi yang berkembang pesat saat ini.
“Virtual Storage Platform One adalah sebuah terobosan dalam dunia penyimpanan data karena mampu menyatukan data dan menawarkan fleksibilitas, terlepas dari apakah data tersebut berada di lingkungan on-premises, cloud, atau software-defined,” ujar Octavian Tanase dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (21/8/2024).
Octavian mengatakan platform ini terdiri dari tiga model yang mencakup Virtual Storage Platform One SDS Block, Virtual Storage Platform One SDS Cloud, dan Virtual Storage Platform One File.
Virtual Storage Platform One bertujuan untuk menyederhanakan infrastruktur untuk aplikasi-aplikasi penting, dengan fokus pada ketersediaan data serta penerapan langkah-langkah ketahanan dan keandalan data yang kuat.
Ini mencakup mitigasi risiko seperti waktu henti, kerugian produktivitas, dan ancaman keamanan.
Selain itu, lanjut Octavian, platform ini dirancang dengan fokus pada ketahanan, menjamin ketersediaan data 100 persen, memberikan jaminan penyimpanan modern, dan kapasitas yang efektif di semua solusinya.
"Sehingga memudahkan perusahaan dalam skala besar dan menyediakan fondasi data yang kokoh untuk hybrid cloud," tambah dia.
Virtual Storage Platform One diklaim dapat mengatasi tantangan dalam manajemen data modern dengan menghilangkan batasan silo data dan memungkinkan informasi bekerja secara terintegrasi dan fleksibel, serta mudah diubah skalanya sesuai kebutuhan.
Baca Juga: Sasar Ribuan Mahasiswa, Google dan Kominfo Beri Pelatihan Cloud Computing Gratis
Hal ini memungkinkan data berkembang dalam lingkungan yang fokus pada efisiensi dan kecepatan.
Virtual Storage Platform One SDS Cloud ini sudah tersedia di AWS Marketplace, sebuah katalog digital yang menyediakan ribuan daftar perangkat lunak dari vendor, memudahkan pencarian, pengujian, pembelian, dan penerapan perangkat lunak yang beroperasi di Amazon Web Services (AWS).
"Ini menawarkan bisnis integrasi dan aksesibilitas yang lancar untuk memanfaatkan solusi manajemen data canggih dari Hitachi Vantara di dalam AWS," imbuhnya.
Di pusat Virtual Storage Platform One terdapat ekosistem data yang terintegrasi, mengintegrasikan penyimpanan blok dan file, serta menghilangkan silo data dan lanskap yang terfragmentasi.
Didukung oleh Hitachi Storage Virtualization Operating System (SVOS), Virtual Storage Platform One diklaim dapat memastikan setiap informasi penting dikumpulkan, diintegrasikan, dan dapat diakses dari perangkat atau lokasi manapun.
Platform hybrid cloud ini memiliki fitur-fitur khusus yang mencakup:
- One Data Plane: Memperluas portofolio penyimpanan ke cloud publik dengan Virtual Storage Platform One SDS Cloud yang tersedia di AWS.
- Simple Consumption: Mengotomatisasi Virtual Storage Platform One SDS Block dan Cloud menggunakan Ansible playbooks yang tersedia di Github sejak peluncuran.
- Cloud Observability: Pengguna akhir dapat memantau seluruh portofolio data mereka melalui satu dasbor dengan menggunakan Hitachi Ops Center Clear Sight.
- Accelerated File Storage: Virtual Storage Platform One File telah disederhanakan dan dipercepat, yang memungkinkan pengelolaan data tidak terstruktur dengan lebih baik dan menjamin ketersediaan data 100%.
Berita Terkait
-
Sasar Ribuan Mahasiswa, Google dan Kominfo Beri Pelatihan Cloud Computing Gratis
-
Fitur Unik Wuling Cloud EV Layaknya Sofa Dalam Mobil
-
Wuling Cloud EV Tawarkan Performa Tinggi dan Fitur Modern untuk Keluarga
-
Apa Fungsi Google Drive Offline? Lengkap Cara Menggunakannya
-
Indosat Gandeng Google Cloud Siap Hadirkan Penyimpanan Data Diklaim Paling Ketat di Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation