Suara.com - Pavel Durov, pendiri aplikasi perpesanan populer itu, ditahan di Prancis sebagai bagian dari penyelidikan pengadilan yang sedang berlangsung.
Menyadu dari Unilad, Durov yang telah tinggal di pengasingan Rusia sejak 2014 - sering disebut sebagai Mark Zuckerberg-nya Rusia karena karyanya yang panjang di bidang media sosial.
Selama beberapa tahun terakhir, Durov telah menjalankan Telegram dari Dubai, sambil juga bepergian secara teratur ke seluruh Asia, Timur Tengah, dan Eropa.
Namun, pria berusia 39 tahun itu ditangkap pada hari Sabtu karena dugaan moderasi yang tidak memadai di Telegram.
Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan pada hari Senin bahwa penangkapan itu 'sama sekali bukan keputusan politik'.
"Penangkapan presiden Telegram di wilayah Prancis terjadi sebagai bagian dari penyelidikan pengadilan yang sedang berlangsung," tulis Macron di Twitter.
"Ini sama sekali bukan keputusan politik. Terserah hakim untuk memutuskan."
Jaksa Prancis sejak itu telah mengungkap kondisi tersebut, dengan menyatakan bahwa penyelidikan dan penangkapan berikutnya terkait dengan penyelidikan kejahatan siber dan keuangan yang diduga terjadi di Telegram.
Setelah penangkapan tersebut, sebuah pesan ke akun Telegram di aplikasi tersebut berbunyi: "Tidak masuk akal untuk mengklaim bahwa sebuah platform atau pemiliknya bertanggung jawab atas penyalahgunaan platform tersebut."
Baca Juga: Kenapa Pendiri dan CEO Telegram Pavel Durov Ditahan di Paris?
"Kami sedang menunggu penyelesaian segera dari situasi ini."
Bulan lalu, Durov membuat pernyataan yang cukup mengejutkan dengan sebuah unggahan di Telegram, yang mengklaim bahwa ia memiliki lebih dari 100 anak.
"Saya baru saja diberi tahu bahwa saya memiliki lebih dari 100 anak kandung."
"Lima belas tahun yang lalu, seorang teman saya mendatangi saya dengan permintaan yang aneh. Ia mengatakan bahwa ia dan istrinya tidak dapat memiliki anak karena masalah kesuburan dan meminta saya untuk menyumbangkan sperma di sebuah klinik agar mereka dapat memiliki bayi."
Tokoh teknologi dunia itu menambahkan: "Pimpinan klinik itu mengatakan kepada saya bahwa 'bahan donor berkualitas tinggi' persediaannya terbatas dan bahwa sudah menjadi kewajiban saya sebagai warga negara untuk menyumbangkan lebih banyak sperma guna membantu lebih banyak pasangan secara anonim. Maju cepat ke tahun 2024, aktivitas donasi saya sebelumnya telah membantu lebih dari seratus pasangan di 12 negara untuk memiliki anak."
"Selain itu, bertahun-tahun setelah saya berhenti menjadi donor, setidaknya satu klinik IVF masih menyediakan sperma beku saya untuk digunakan secara anonim oleh keluarga yang ingin memiliki anak."
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 1 Januari 2026, Klaim 2.026 Gems dan Pemain Eksklusif
-
53 Kode Redeem FF Terbaru 1 Januari 2026, Klaim M1014 Demolitionist dan The Hungry Pumpkin
-
Ini Kode Promo KIOSGAMER Januari 2026 Terbaru, Dapat Diskon hingga Bonus Diamond 30 Persen!
-
28 Kode Redeem MLBB Terbaru 1 Januari 2026: Klaim Skin Epic, Diamond, dan Fragment Gratis
-
95 Persen Jaringan Pulih, XLSMART Percepat Konektivitas Pascabencana di Aceh
-
8 Prompt AI untuk Edit Foto Jadi Dramatis yang Lagi Tren di TikTok
-
iPhone Disebut Bakal Pakai Layar Lengkung Empat Sisi, Apple Ikuti Jejak Xiaomi?
-
5 HP Harga Rp1 Jutaan Paling Worth It di Tahun 2026, Spek Gak Kaleng-kaleng
-
Samsung Disebut Eksperimen Baterai 20.000 mAh, Ini Tantangannya
-
Update 25 Kode Redeem FC Mobile 1 Januari 2026, Klaim Icon 113-115 Gratis di Tahun Baru!