Suara.com - Samsung Galaxy Ring baru-baru ini lolos sertifikasi di banyak negara, termasuk India dan Indonesia. Menjelang peluncuran, prediksi harga Samsung Galaxy Ring beredar ke publik.
Sebagai informasi, pre-order Galaxy Ring sudah dibuka melalui laman resmi Samsung India, Flipkart, dan Amazon. Pengguna yang melakukan pre-order bakal memperoleh Wireless Charger Duo dengan harga 4.999 rupee atau Rp 925 ribu.
Cincin pintar ini tersedia dalam 9 macam ukuran yaitu 5 hingga 13 di India. Berdasarkan keterangan di laman resmi, uang muka untuk memesan adalah 1.999 rupee atau Rp 370 ribu.
Sayang, perusahaan belum mengumumkan detail harga peluncuran untuk Galaxy Ring di India. Berdasarkan bocoran dari 91Mobiles, harga Galaxy Ring kemungkinan sekitar 35.000 rupee atau Rp 6,5 juta.
Harga perangkat untuk pasar Asia diprediksi lebih dari Rp 5 juta. Sebagai pengingat, Samsung Galaxy Ring dibanderol sebesar 400 dolar AS atau Rp 6,2 juta ketika debut di pasar Amerika Serikat.
Poster resmi di laman Samsung mengungkap bahwa Galaxy Ring membawa fitur kecerdasan buatan bernama Galaxy AI. Fitur ini bakal membantu pengguna dalam membuat laporan kesehatan terperinci berdasarkan berbagai metrik.
Samsung Galaxy Ring menawarkan baterai 18mAh hingga 23,5mAh, tergantung ukurannya, dengan masa pakai baterai hingga 7 hari. Terdapat lebih dari 6 model Galaxy Ring yang didaftarkan oleh Samsung. Perangkat masuk ke dalam kategori Smart Ring atau cincin pintar.
Sebelum ini, Samsung Galaxy Ring sudah terdaftar di SDPPI. Hal tersebut menyiratkan bahwa perangkat bersiap masuk ke Indonesia. Smart Ring yang lolos sertifikasi mempunyai nomor model SM-Q501 hingga SM-Q509. Itu berarti perusahaan setidaknya bakal memasarkan 8 Galaxy Ring.
Ditenagai oleh baterai yang efisien, Galaxy Ring dapat bertahan hingga 7 hari dengan sekali pengisian daya. Kapasitas baterainya bervariasi tergantung pada ukuran cincin, berkisar antara 18 mAh hingga 23,5 mAh.
Baca Juga: Fitur TCS, Sahabat Sejati Pengendara Motor di Kala Musim Hujan
Membawa sensor ECG dan PPG, Galaxy Ring mampu melacak berbagai metrik kesehatan penting, seperti detak jantung, laju pernapasan, pola tidur, dan bahkan siklus menstruasi. Data yang diperoleh kemudian diolah oleh perangkat lunak cerdas untuk memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang kesehatan pengguna.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung