Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI mencatat ada 8.271 pinjaman online ilegal yang ditemukan sepanjang tahun 2017 hingga 2024. Total kerugian yang ditimbulkan sudah mencapai Rp139 triliun lebih.
Dari data itu, paling banyak yang jadi korban adalah karyawan swasta, mahasiswa, ibu rumah tangga dan PNS.
Bahkan selama Januari hingga Juni 2024, OJK kembali menerima 141 aduan dari masyarakat karena "lintah darat digital".
Sejauh ini, sudah 585 aplikasi Pinjol ilegal yang diblokir oleh OJK dan Kementerian Komunikasi dan Digital. Namun tetap saja selalu muncul lagi dan lagi dengan platform yang baru.
Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (PASTI) OJK, Darwisman mengatakan semakin banyak masyarakat yang jadi korban pinjol karena kurangnya literasi soal finansial. Selain itu mereka juga terpaksa gali lubang tutup lubang.
Keberadaan pinjol ilegal yang semakin menjamur tentu akan mengancam keuangan sewaktu-waktu.
Berbagai cara pun dilakukan perbankan untuk membuat masyarakat agar bisa menghindari jeratan utang pinjol.
Salah satunya melalui program Kredit Tanpa Agunan (KTA) yang disiapkan CIMB Niaga.
CIMB Niaga menawarkan dua tipe KTA yaitu Xtra Dana dan Xtra Dana iB.
Baca Juga: Daftar Empat Kurator yang Bakal Urus Nasib Pailit PT Sritex
KTA Dana Xtra merupakan pinjaman cepat cair yang sifatnya lebih konvensional. Sementara, KTA Dana Xtra iB menerapkan sistem syariah dengan prinsip ijarah multi jasa atau murabahah.
"Jangan sampai beralih ke Pinjol ilegal. Lebih baik masyarakat mengajukan kredit tanpa agunan atau jaminan di (aplikasi) Octosavers Payroll," ujar Personal Financing Business Head CIMB Niaga Dendi Permana, Kamis 24 Oktober 2024.
Dengan aplikasi tersebut, masyarakat bisa mendapat limit pinjaman hingga Rp10 juta. Pencairannya pun bisa kapan saja dan bisa dilakukan penarikan berulang kali.
"Jadi masyarakat bisa meminjam saat ada keadaan mendesak tapi belum gajian," jelasnya.
Suku bunga yang ditawarkan juga ringan. Hanya 0,79%-1,69%. Nasabah juga bisa memilih menyicil tenor pembayarannya sesuai kebutuhan dari 1 hingga 12 bulan.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Xiaomi 17 Ultra Masuk Jajaran HP Kamera Terbaik Q1 2026, Kalahkan iPhone 16 Pro Max
-
Perilisan Xiaomi Pad 8 ke Indonesia Semakin Dekat, Konfigurasi Memori Terungkap
-
Spesifikasi Tecno Pova Curve 2: HP Midrange Tipis 8.000 mAh dengan Layar 144 Hz
-
32 Kode Redeem FC Mobile 15 Februari 2026, Klaim Permata dan Pemain Ginga OVR 108-112
-
Karakter Lawas Kembali Muncul di Resident Evil Requiem, Nostalgia RE6
-
54 Kode Redeem FF Aktif Hari Ini 15 Februari 2026, Klaim Berbagai Bundle Gratis
-
Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
-
OPPO Reno15 Series: Selfie Ultra Wide 0,6x, Baterai 7.000mAh untuk Aktivitas Anak Muda Tanpa Batas
-
Hobi Lari dan Pakai Smartwatch? Kaspersky Ungkap Bahaya Tersembunyi Pelacak Kebugaran
-
Garmin Venu X1 French Gray Resmi Meluncur di Indonesia, Smartwatch Tertipis 7,9 mm