Suara.com - Arti emoji kepala batu sering dicari oleh pengguna karena maknanya yang tidak biasa. Lalu, apa sebenarnya arti emoji kepala batu?
Semakin hari, fitur chatting di WhatsApp atau aplikasi perpesanan lainnya semakin ada-ada saja. Selain menulis teks, pengguna juga bisa menambahkan fitur emoji.
WhatsApp dan banyak aplikasi lainnya sudah memberikan banyak sekali pilihan emoji yang bisa dimanfaatkan pengguna untuk mengekspresikan perasaan mereka.
Namun ada satu emoji yang artinya kerap membuat bertanya-tanya. Emoji yang dimaksud adalah emoji kepala batu.
Latar belakang emoji kepala batu
Dalam perpesanan, emoji kepala batu ini disebut dengan Moai. Emoji moai ini dibentuk berdasarkan patung-patung Pulau Paskah.
Patung ini memiliki bentu menyerupai kepala-kepala besar yang diukir dari batu yang terletak di sebuah pulau kecil di Samudra Pasifik Timur.
Para arkeolog percaya bahwa patung-patung ini dibuat antara tahun 1250 M dan 1500 M.
Patung-patung Moai telah ada di Kepulauan Paskah selama ratusan tahun sebagai pelindung bagi penduduk di sana, masyarakat Rapa Nui.
Baca Juga: Penyebab Tampilan Bentuk Emoji Berbeda di iPhone dan Android
Banyak patung yang disusun menghadap ke desa-desa, yang menunjukkan bahwa patung-patung tersebut mungkin mewakili leluhur Rapa Nui yang mengawasi penduduk desa saat ini.
Sementara dalam dunia percakapan digital, Moai pertama kali disetujui sebagai bagian dari Unicode 6.0 pada tahun 2010 dan ditambahkan ke Emoji 1.0 pada tahun 2015.
Dan sejak saat itu, penggunaan emoji kepala batu ini semakin sering dilakukan dalam percakapan digital.
Arti emoji kepala batu
Emoji kepala batu ini bisa memiliki berbagai macam makna, berikut adalah beberapa di antaranya:
1. Emoji ini sering digunakan untuk menggambarkan ketenangan, ekspresi datar, atau bahkan humor konyol, terutama dalam konteks percakapan online.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan