Suara.com - Google telah mengonfirmasi bahwa peluncuran Android 16 akan berlangsung lebih awal dari biasanya pada tahun 2025. Sistem operasi ini akan dirilis dalam dua tahap, memungkinkan lebih banyak perangkat untuk segera menikmati pembaruan Android terbaru.
Kabar ini memperkuat spekulasi yang telah beredar bahwa Google berencana mempercepat jadwal peluncuran Android untuk mendukung perangkat lebih baik dan lebih cepat.
Dalam sebuah posting blog di Android Developer Blog, VP Product Management Android, Matthew McCullough, mengumumkan bahwa Android 16 versi utama akan tersedia di kuartal kedua 2025, antara April hingga Juni.
“Kami merencanakan rilis utama di Q2 untuk lebih selaras dengan jadwal peluncuran perangkat di seluruh ekosistem kami, sehingga lebih banyak perangkat dapat memperoleh rilis utama Android lebih cepat,” ujar McCullough dikutip pada Jumat (1/11/2024).
Dua Tahap Pembaruan untuk Optimalisasi Lebih Lanjut
Selain rilis utama, Android 16 akan mengalami pembaruan kedua di kuartal keempat 2025. Pembaruan ini mencakup peningkatan minor yang menghadirkan pembaruan fitur, optimalisasi, dan perbaikan bug, tanpa mengubah perilaku aplikasi pengguna secara signifikan.
Langkah ini dimaksudkan untuk menjaga stabilitas dan meningkatkan kualitas Android secara berkelanjutan, terutama dengan hadirnya lebih banyak perangkat yang mendukung OS terbaru ini.
“Di luar rilis utama dan minor, kami akan menyediakan pembaruan bertahap pada Q1 dan Q3 untuk memastikan kualitas yang konsisten. Kami bekerja sama dengan mitra perangkat untuk menghadirkan rilis Q2 ke sebanyak mungkin perangkat,” tambah McCullough.
Dampak pada Ekosistem Perangkat Android
Baca Juga: Gara-Gara Cari 'Pressure Cooker' dan 'Backpack' di Google, Wanita Ini Kaget Didatangi Polisi
Penyesuaian ini memberi sinyal bahwa Google ingin mempercepat adopsi Android 16 di berbagai perangkat lebih awal, memberi pengguna akses lebih cepat ke fitur terbaru serta peningkatan keamanan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation