Suara.com - Kabar kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PNN) sebesar 12 persen yang akan mulai berlaku pada awal tahun 2025 mendapat kritik keras dari masyarakat, terlebih warganet di media sosial.
Sejak diumumkan rencana kenaikan PPN tersebut, mayoritas warganet menolaknya dengan keras karena dinilai terlalu besar dan tidak ada timbal balik yang sesuai dari pemerintah.
Sebelumnya, warganet bahkan mengajak masyarakat untuk ramai-ramai melakukan boikot pada pemerintah. Terbaru, kini netizen kembali menyebarkan peringatan dengan lambang Garuda biru sebagai bentuk protes kenaikan PPN 12 Persen. Hal ini dibagikan oleh akun X @BudiBukanIntel pada 15 November 2024.
Dalam cuitan yang mendapat lebih dari 47.000 kali suka tersebut, netizen menyebut ada beberapa syarat yang harus dipenuhi pemerintah jika ingin menaikkan PPN. Syarat tersebut tertuang dalam gambar berlatar belakang biru dengan lambang Garuda di bagian kiri atas yang diunggahnya.
"PPN boleh naik asalkan ada jaminan atas kualitas pendidikan yang baik, perlindungan rakyat dari kesewenang-wenangan oknum aparat korup dan kasar, pemberantasan korupsi yang menyeluruh, kualitas lingkungan hidup yang sehat dan lestari, dan akses transportasi umum yang layak. Jika pemerintah belum mampu melayani rakyat, jangan banyak minta sama rakyat," bunyi keterangan pada gambar tersebut.
Kemudian pada 18 November 2024, pemilik akun yang sama membagikan poster serupa dengan keterangan "Perpajakan tanpa representasi adalah kejahatan" dan memiliki lambang Garuda biru.
Tak hanya itu, poster tersebut juga menyebutkan jika pemerintah belum maksimal dalam melayani rakyat, maka tak seharusnya meminta pajak besar.
"Jangan minta pajak besar kalau belum becus melayani rakyat. Tolak PPN 12%," bunyi keterangan pada bagian bawah poster.
Cuitan tersebut kemudian menuai beragam komentar dari pengguna X lainnya yang setuju untuk menolak kenaikan PPN.
Baca Juga: PPN Naik 12 Persen, Netizen Ramai-ramai Ajak Boikot Pemerintah Lewat Frugal Living
"Wkwkwk omong kosong tapi pemerintah bisa ngelakuin itu," cuit akun @cit********
"Kontrak sosial antara negara dan masyarakatnya bisa selesai secara seketika jika kemampuan masyarakatnya untuk bertahan hidup sudah hilang. Dan ini bisa menjadi salah satu pemicunya," komentar @riz****_
"Nah ini, rasanya nggak adil dan nggak rela bayar pajak, mereka asik-asikan shopping, hambur-hamburkan uang hasil dari meras uang rakyat. Sakit jiwa lu semua pejabat yang jahat dan dzolim sama rakyat," sahut @swee********
"PPN nggak naik pun harusnya jaminan itu tetap ada, harus banget kudu bayar lebih?" timpal @jul****_
"PPN boleh naik asalkan kualitas kesejahteraan rakyat harus meningkat lebih baik," tambah @chi***
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
32 Kode Redeem FF 4 Februari 2026, Sikat Skin Senjata G18 dan G36
-
Poco F8 Series Resmi Hadir di Indonesia, Naik Kelas Jadi The True Flagship
-
24 Kode Redeem FC Mobile 4 Februari 2026: Cara Klaim Haaland dan Trik Farming 5.000 Permata
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah dengan RAM Besar Terbaik
-
5 Rekomendasi HP Compact Murah Terbaik Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Tablet Murah 1 Jutaan untuk Cucu Nonton YouTube, Tahan Banting dan Baterai Awet
-
7 Rekomendasi Tablet Gaming Murah Anti Nge-Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Konglomerat Indonesia dan Sri Mulyani Disebut-sebut di Epstein Files? Begini Penjelasannya
-
Nasib Borderlands 4 di Nintendo Switch 2: Dibatalkan atau Hanya Jeda?