Realme 13+ 5G hadir dengan layar OLED seluas 6,67 inci, resolusi FHD+ 1080 x 2400 piksel, refresh rate 120Hz, touch sampling rate 180Hz, kecerahan puncak 2.000 nits, dan menampung 16,7 miliar warna.
Spek layar ini sudah mantap untuk dipakai menonton film, jelajah artikel dan media sosial, ataupun main game. Paduan refresh rate 120Hz dan touch sampling rate 180Hz membuat layar ponsel mulus ketika digunakan.
Layar Realme 13+ 5G ini juga sudah mendukung sensor sidik jari (fingerprint). Satu yang menarik adalah kehadiran fitur Rainwater Smart Touch, yang membuat layar tetap responsif ketika basah maupun jari berkeringat.
Kamera
Meskipun hadir dengan empat bulatan, modul Realme 13+ 5G ini sebenarnya hanya berisi kamera utama Sony LYT-600 50MP dengan OIS, depth 2MP, lensa tambahan tanpa disebutkan resolusinya, dan satu lampu flash LED.
Ya, cukup disayangkan memang karena tidak ada kamera ultrawide di Realme 13+ 5G. Sedangkan kamera depannya beresolusi 16MP dengan desain lubang atau punch hole.
Saat acara peluncuran, pihak Realme Indonesia sebenarnya tidak terlalu memamerkan kemampuan kamera Realme 13+ 5G karena cenderung mengedepankan performa gaming. Tapi saat saya coba, ternyata hasilnya masih memuaskan.
Untuk pengambilan foto siang hari dengan kondisi luar ruangan, perangkat ini masih membawa keunggulan kamera khas Realme. Hasilnya tajam, saturasi warna tidak berlebihan, objek gedung berlatar langit pun tetap nikmat dipandang.
Begitu pula untuk kondisi dalam ruangan. Objek seperti mainan dengan latar lampu dari mesin tetap tampil tajam.
Baca Juga: Janjikan Performa Kencang dengan Jaringan 5G, Realme V60 Pro Resmi Debut dengan Dimensity 6300
Satu hal yang menarik menurut saya adalah kehadiran zoom digital 20x di kamera utamanya. Hasilnya pun masih memuaskan ketika mengambil objek berupa nama gedung dari jarak jauh, meskipun harus sedikit 'effort' untuk pemotretannya.
Pun di malam hari, kamera Realme 13+ 5G berhasil mengambil foto apik untuk kondisi cahaya cukup. Warnanya masih cemerlang, objek dan background seperti cahaya lampu masih terekam dengan baik.
Kelemahan kamera Realme 13+ 5G sebenarnya sudah kami sebutkan di atas, yakni nihil lensa ultrawide. Foto malam hari dengan cahaya minim juga perlu jadi catatan dari ponsel ini.
Berikut hasil kamera Realme 13+ 5G:
Performa
Sudah pasti hal performa menjadi keunggulan di Realme 13+ 5G ini. Ponsel Rp 4 jutaan itu tersebut diperkuat chipset MediaTek Dimensity 7300 Energy, RAM LPDDR4X 12GB, ROM UFS 3.1 256GB.
Ya, prosesor Dimensity 7300 memang dipakai juga di ponsel yang merupakan 'saudara' Realme. Tapi sang pesaing itu dijual dengan harga Rp 7 jutaan, dengan RAM dan ROM yang sama pula. Berbeda dengan Realme 13+ 5G yang dibanderol cuma Rp 4 jutaan saja.
Paduan spek itu membuat Realme 13+ 5G mendapatkan skor 729.792 di AnTuTu v.10. Sedangkan di Geekbench 6 memperoleh skor 1.048 untuk single core dan 2.936 untuk multi core.
Saya pun mencoba tes gaming Realme 13+ 5G lewat game Honor of Kings dan Genshin Impact. Keduanya dipilih sebagai perwakilan dari game ringan dan berat, tentu saja.
Tak sia-sia Realme 13+ 5G pamer karakter game HoK di sampul boks ponselnya. Honor of Kings bisa dimainkan dengan frame rate 120fps yang membuatnya lebih mulus ketika dijalankan.
Lebih rinci, opsi grafis Honor of Kings yang bisa dimainkan di Realme 13+ 5G yakni FPS 'Maks', resolusi 'Ultra', dan kualitas grafis keseluruhan di poin '4'.
Performa tinggi itu bisa dilakukan di Realme 13+ 5G jika kalian mengaktifkan GT Mode. Ini adalah opsi untuk menambah performa ponsel semakin tinggi yang bisa kalian temukan di sisi samping layar.
Sayang 120 fps ini tidak berlaku di Genshin Impact. Opsi grafis yang bisa dijalankan Realme 13+ 5G untuk game ini yakni 'Rendah' dengan frame rate 50 hingga 60 fps.
Tapi sebenarnya itu sudah cukup untuk kelas HP Rp 4 jutaan mengingat Genshin Impact memang game berat. Selama memainkan, kualitas grafisnya masih stabil tanpa lag atau patah-patah.
Satu hal yang kami temukan dari performa Realme 13+ 5G yakni ponselnya masih adem meski grafis HoK 'rata kanan'. Suhunya stabil tak melebihi 40 derajat Celcius, termasuk juga untuk Genshin Impact.
Baterai
Realme 13+ 5G hadir dengan baterai 5.000mAh yang dipasangkan dengan charger 80W. Saking cepatnya, adaptor daya ini bisa mengisi daya baterai dari 0 ke 100 persen hanya dalam waktu sekitar 50 menit saja.
Untuk pemakaian standar seperti media sosial, browsing internet, atau game secukupnya, baterainya bisa tahan seharian. Paling tersisa sekitar 10 persen hingga malam hari.
Saat memainkan Honor of Kings selama 30 menit, baterai Realme 13+ 5G berkurang 8 persen. Sedangkan Genshin Impact 20 menit baterainya habis 6 persen saja.
Kesimpulan
Hadirnya Realme 13+ 5G seolah mengingatkan saya saat awal-awal Realme masuk ke Indonesia. Kala itu, HP Realme dikenal sebagai ponsel gahar dengan harga yang amat murah.
Realme 13+ 5G pun sukses membuktikannya. Smartphone ini membawa lagi kejayaan Realme di masa lalu dengan layar cakep, kamera menarik, performa gahar, baterai besar, charger ngebut, tapi harga terjangkau cuma Rp 4 jutaan.
Namun karena embel-embel HP gaming membuat Realme 13+ 5G tetap perlu disorot. Nihilnya kamera ultrawide di bagian belakang amat disayangkan. Desainnya juga amat tidak menarik untuk ponsel kelas Rp 4 jutaan.
Pertanyaan selanjutnya, apakah Realme 13+ 5G layak beli. Tentu jika kalian tidak memperhatikan desain dan kamera ultrawide, tapi punya performa oke di kelasnya.
Harga Realme 13+ 5G dibanderol Rp 4.599.000 dengan opsi penyimpanan tunggal 12/256GB. Ponsel ini tersedia dalam varian warna Victory Gold dan Dark Purple.
Berita Terkait
-
Janjikan Performa Kencang dengan Jaringan 5G, Realme V60 Pro Resmi Debut dengan Dimensity 6300
-
Review Jurit Malam Kost 1000 Pintu: Game Horor Local Pride yang Butuh Ketelitian dan Nyali
-
Review Labubu Tiles Dance, Game Kolaborasi Monster Populer dan Musik
-
Membangun Sikap Kritis dalam Menangkal Ulasan Palsu di Google Maps
-
Review Jelly Master, Game Mukbang Gratis yang Menggemaskan
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
4 Adaptor Fast Charging yang Awet dan Tak Bikin HP Panas
-
5 Rekomendasi HP Murah Baterai Jumbo dan Fast Charging, Cocok untuk Driver Ojol
-
ASUS ExpertBook P1 PM1403, Laptop Bisnis dengan Berat Hanya 1,4kg!
-
4 HP Xiaomi yang Terbukti Laris: Kamera Saingi iPhone, Harga Kompetitif
-
4 Portable Power Station Terbaik dengan Solar Panel, Cocok untuk Cadangan Daya saat Mati Listrik
-
Harga Fitbit Air Gelang Pintar Google, Lengkap dengan Spesifikasi dan Review
-
55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems
-
Cuma Rp2 Jutaan, 3 Tablet 'Spek Dewa' yang Direkomendasikan David GadgetIn
-
Resident Evil Veronica Dapat Sambutan Positif, Tembus Sejuta Wishlist di Steam
-
3 Pilihan Smartwatch Baterai Awet 2 Minggu Penggunaan Reguler, Cocok untuk Lari dan Harian