Suara.com - Sebuah video viral mengenai ulama yang berceramah tentang 'gus bodoh perusak umat' ramai menjadi perbincangan. Netizen lantas menyinggung Gus Miftah di kolom komentar.
Akun fanspage Instagram @nahdliyyinbersatu mengunggah video mengenai ceramah Muhammad Abdurrahman Kautsar atau Gus Kautsar. Ulama sekaligus pendakwah itu merupakan pimpinan Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur.
Video mengenai ceramah dari Gus Kautsar diunggah pada Senin (02/12/2024). Gus Kautsar saat itu membahas salah satu hadis terkait kerusakan umat. "Besok rusaknya umatku, besok umatku akan rusak dikarenakan pemuda-pemuda pekok (bodoh), pemuda bodoh, tapi min Quraisy," ucap Gus Kautsar.
Ia mengungkap bahwa pemuda yang dibahas oleh Nabi Muhammad SAW mengarah pada tokoh agama seperti 'para gus' dan habib.
"Kata bapak saya, saya belajar kitab itu, siapa pemuda itu? Ya gus-gus itu. Artinya anak-anak tokoh, artinya kami-kami ini, termasuk jenengan, mohon maaf nggih, jangan tersinggung bib. Artinya bahwa karena orangtua kita luar biasa, karena kakek kita luar biasa, tapi kita hanya mengandalkan keistimewaan kakek kita, maka umat kita tinggal menunggu waktu untuk kemudian habis. Keistimewaannya habis, masa jayanya habis," ungkap Gus Kautsar.
Ulama ini diketahui membahas Shahih Bukhari nomor 7058. Hadis tersebut berbunyi "Dari Abu Hurairah: Aku mendengar orang yang benar-benar dipercaya oleh Allah (yakni Nabi) berkata, Kehancuran umatku akan terjadi melalui tangan para pemuda dari Quraisy".
Gus Kautsar sebenarnya tidak membahas Gus Miftah mengingat ceramah itu direkam sebelum viralnya hinaan terhadap penjual es teh. Meski begitu, netizen justru membahas Gus Miftah di kolom komentar. Postingan video berhasil viral usai ditonton 3 juta kali dan memperoleh 202 ribu tanda suka.
"Betul. Gus-gus sekarang pada Hedon. Semua naik Alphard, yang nyumbang naik motor," balas @cam**na_**pok.
"Ini pasti nyindir Gus Miftah," ungkap @ku**se**a4.
Baca Juga: Sindiran Berlanjut, Cara Minta Maaf Gus Miftah Jadi Konten Kocak
"Gus idola saya cuma Gus Dur, Gus Baha, Gus Mus, dan Gus Kautsar," pendapat @ma**sp*at.
"Gus, tolong gampar mulutnya Miftah," nyinyir @si**w*ktu.
Berita Terkait
-
Nikita Mirzani Bela Gus Miftah Hina Penjual Es Teh: Kalau Nggak Viral, Siapa yang Bantu?
-
Riwayat Karier Yati Pesek: Sinden Senior yang Dilecehkan Gus Miftah di Depan Umum
-
Viral Jurnalis Emosi Bahas Berita Gus Miftah Hina Penjual Es Teh: Emosinya Kerasa sampai ke Luar Layar
-
Gus Miftah Hina Penjual Es Teh dan Samakan Pengantar Kopi dengan Najis Besar: Cariin Pasir Buat Mandi 7 Kali!
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda