Suara.com - Usai video dirinya menghina penjual es teh menuai kritik pedas, banyak netizen yang mengungkap jejak digital Gus Miftah.
Terbaru, video lawas dirinya yang mengaku dikeluarkan dari grup WhatsApp para Gus menjadi viral hingga mendapat berbagai reaksi.
Video pengakuan Gus Miftah yang di-'kick' dan disebut tak pantas ada di grup WhatsApp para Gus diunggah dan ramai beredar di laman YouTube. Salah satu akun yang mengunggah video ini adalah akun @pesanguru1.
Dalam video, Gus Miftah mengaku jika dirinya pernah bergabung dengan grup WhatsApp Para Gus asal Jawa Tengah yang disebut 'Asparagus' di tahun 2018 lalu. 3 bulan kemudian, dirinya mengaku dikeluarkan dari grup tersebut.
Alasan Gus Miftah dikeluarkan dari grup WhatsApp para Gus ini rupanya karena dirinya tidak dianggap pantas bergabung dengan para pemuka agama Islam ini.
"Tahun 2018, pas pertama saya viral karena ngaji, saya dimasukkan ke grup Asparagus. Gus Gus Jawa Tengah, 'selamat datang Gus Miftah di WA grup para Gus'. 3 bulan kemudian saya dikeluarkan dari Wa grup, alasannya apa? Miftah gak pantas bergabung bersama Para Gus" ujar Gus Miftah menjelaskan.
Pengakuan Gus Miftah mengenai dirinya yang dikeluarkan dari grup WhatsApp Para Gus karena dirasa tidak pantas ini lalu mendapat berbagai komentar dari netizen di kolom balasan unggahan yang viral di laman X ini.
"Lucu banget" balas netizen.
"Kok gue gak diinvite ke grup WhatsApp para Gus ya? Padahal kan nama gue Agus" komentar akun lainnya.
Baca Juga: Viral Koas Dianiaya Diduga Gegara Jadwal Piket, Dokter Ayman Alatas Beri Respons Menohok
"Wkwkwk gikeluarin gak tuh, dicopot dari per Gu Gusan" ungkap netizen.
"Bukan aja ijazah yang palsu, tapi Gus pun ada yang KW ya" tulis akun lainnya membalas.
Sebelumnya, Gus Miftah menuai kritik pedas dari netizen usai dirinya nampak menghina seorang penjual es teh. Penggalan video bernada ejekan ini lalu mendapat berbagai kritikan hingga membuat pendiri ponpes tersebut harus hengkang dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden.
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Islah Bahrawi, Tokoh NU yang Skakmat Gus Miftah Soal Ilmu Ceramah
-
Sunhaji Penjual Es Teh dan Keluarga Umrah Usai Diolok Gus Miftah: Bukti Tuhan Itu Adil
-
Ancaman Terkait Gus Miftah Jadi Kenyataan, Video Aib Clara Shinta Kini Disebar
-
Gibran Diduga Cium Tangan Gus Miftah, Budayawan Beri Tanggapan Begini
-
Makna Blangkon Gus Miftah Dikuliti Budayawan, Dianggap Tiru Sosok Wali Ini
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 April 2026: Klaim OVR 119 Gratis, F2P Pasti Full Senyum
-
35 Kode Redeem FF Terbaru 27 April 2026: Ada SG2 Rapper Underworld, Senjata Legendaris
-
5 Rekomendasi Tripod HP Murah tapi Bagus dan Kokoh, Anti Goyang saat Ngonten
-
Game Sepak Bola Mobile Total Football VNG Mulai Masuk ke Ranah Esports Regional
-
Performa Kamera Ungguli iPhone 16 Pro Max, Ini 3 Fitur Menarik Motorola Signature
-
Spesifikasi Oppo Pad 5 Pro: Andalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan Layar 144 Hz
-
7 Rekomendasi AC Inverter 1/2 PK Terbaik, Hemat Listrik dan Dingin Maksimal
-
6 Rekomendasi Tablet Murah Terbaru April 2026: Layar Luas, Cocok Buat Streaming Film
-
Serial TV Far Cry Panen Kritik Pedas, Ternyata Ini Biang Keroknya
-
Panduan Lengkap Cara Melacak Lokasi HP yang Hilang Lewat Gmail, Tak Perlu Panik