Suara.com - MediaTek Dimensity 8400 resmi diluncurkan. Ini adalah prosesor untuk ponsel pintar kelas premium yang juga menawarkan fitur kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
General Manager Wireless Communications Business Unit MediaTek, Yenchi Lee menyatakan, Dimensity 8400 diciptakan dari kesuksesan chipset Dimensity 9400 yang dibuat untuk HP flagship.
"Dimensity 8400 membawa desain All Big Core untuk pertama kalinya ke pasar ponsel pintar premium," katanya dalam siaran pers, Senin (23/12/2024).
CPU All Big Core ini dibekali teknologi NPU yang mempercepat tugas-tugas AI Generatif. Ada pula Dimensity Agentic AI Engine (DAE) buatan MediaTek yang memiliki kemampuan mengubah aplikasi AI konvensional menjadi aplikasi AI agentik yang lebih cerdas.
System on Chip (SoC) Dimensity 8400 mengusung prosesor delapan inti (8 core) Arm Cortex-A725 dengan kecepatan (clock speed) hingga 3,25 GHz. MediaTek mengklaim kalau ini mampu meningkatkan multi-core sebesar 41 persen dibandingkan generasi sebelumnya, Dimensity 8300.
Chip ini juga dirancang untuk mengontrol performa dan hemat daya CPU secara presisi, sehingga menghemat penggunaan daya puncak hingga 44 persen dibanding pendahulunya.
Untuk grafis, Dimensity 8400 dilengkapi GPU Arm Mali-G720 dengan performa puncak 24 persen lebih tinggi dan mampu hemat daya 42 persen lebih baik dibandingkan Dimensity 8300.
Tandem antara GPU Mali-G720 dan MediaTek Frame Rate Converter (MFRC) diklaim membuat pengalaman gameplay yang begitu mulus. Tak hanya itu, MediaTek Adaptive Gaming Technology (MAGT) 3.0 juga mengoptimalkan performa game dan aplikasi secara real-time.
Dengan NPU 880 MediaTek, Dimensity 8400 mendukung berbagai model AI arus utama, sebut saja LLM, SLM, dan LMM. Ini memungkinkan pengguna menikmati aplikasi Gen-AI terbaru seperti penerjemahan, penulisan ulang, jawaban yang kontekstual, perekaman AI, dan pembuatan media.
Baca Juga: Riset: Orang Indonesia Mulai Pakai Chatbot AI saat Belanja Online
Dimensity 8400 juga mengintegrasikan DAE, yang sebelumnya diperkenalkan dalam Dimensity 9400. Sehingga developer aplikasi dapat menciptakan aplikasi AI agentik inovatif yang mampu memprediksi kebutuhan dan menyesuaikan preferensi pengguna.
Lalu untuk fotografi, prosesor ini dilengkapi MediaTek Imagiq 1080 ISP yang memanfaatkan teknologi QPD remosaic untuk menangkap lebih banyak cahaya, meningkatkan kecepatan dan akurasi fokus, serta menghasilkan foto beresolusi tinggi.
Dimensity 8400 mendukung perekaman HDR di seluruh rentang zoom, memungkinkan pengguna merekam video dengan kualitas tinggi.
Fitur Dimensity 8400 lainnya yakni Modem 5G-A yang mendukung hingga 3CC-CA dengan performa kecepatan hingga 5,17Gbps, teknologi Network Observation System (NOS) untuk perpindahan 5G/Wi-Fi lebih presisi, dan dukungan layar resolusi WQHD+ hingga 144Hz serta layar ganda.
“MediaTek mengubah standar pengalaman ponsel pintar premium dengan Dimensity 8400, mendorong kreativitas melalui aplikasi AI generatif dan agentik serta meningkatkan pengalaman gaming mobile ke tingkat yang lebih tinggi,” papar Yenchi Lee.
Adapun HP pertama dengan chipset MediaTek Dimensity 8400 akan diluncurkan pada akhir 2024 mendatang. Sayang Lee tidak menyebutkan ponsel apa yang dimaksud.
“Desain All Big Core kami, yang juga Ditropan pada cip flagship, menunjukkan, baik performa impresif maupun hemat daya dapat berjalan bersamaan tanpa kompromi bagi konsumen," tutup dia.
Berita Terkait
-
Riset: Orang Indonesia Mulai Pakai Chatbot AI saat Belanja Online
-
Menggali Skill yang Tetap Relevan di Era AI, Siapa yang Bisa Bertahan?
-
Sistem AI Elon Musk Sebut Gibran Nepo Baby, Warganet: Malah Diperjelas...
-
AI dan Manusia: Kerja Sama Harmonis atau Perebutan Kendali?
-
Seni di Era Digital: Bisakah AI Memahami Jiwa Manusia?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika
-
Indonesia-Brasil Jajaki PTA Mercosur, Pintu Masuk Produk RI ke Pasar Amerika Latin Terbuka
-
Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!
-
Aturan EUDR Mengancam Kopi Indonesia? Ini Strategi Kesiapan Petani Menembus Pasar Global
-
Pasar dan Investasi Jadi Bidikan, Indonesia Sambut Strategi Ekonomi BRICS 2030
-
Gedung Bapenda Terbakar, Pramono Anung Jamin Pengaturan Lalu Lintas Jakarta Tetap Aman
-
15 Pantun Hari Pramuka Lucu Ini Dijamin Bikin Suasana 14 Agustus Makin Meriah!
-
Memoar Seorang Geisha: Mengungkap Kehidupan Geisha Sebelum Perang Dunia II
-
Indonesia Pertama di ASEAN Pasang Pompa Jantung Terkecil Dunia, Pasiennya Penjual Nasi Uduk
-
Bukan Selalu Tone Deaf, Bisa Jadi Standar Kita yang Sudah Berbeda