"Itu yang namanya Bypass," klaim Mr Bert.
Terkait definisi, QR Code adalah Quick Response Code. QR dapat dibuat oleh siapa saja dengan mudah. Sementara QRIS merupakan pengembangan lanjutan dari QR sederhana tadi.
Tidak seperti QR sederhana yang pertama, terdapat prosedur khusus (QR Code Indonesia Standard) dengan syarat-syarat administratif. Nah, Mr Bert sebenarnya hanya menggunakan QR Code di mana ponsel lain yang memindai kode memakai alat scan QRIS tak akan bisa.
Mr Bert membodohi YouTuber dengan mengatur sedemikian rupa agar mereka dapat memasukkan data. Padahal bila orang biasa memakai alat pembayaran QRIS dan men-scan kode milik Mr Bert, akan muncul peringatan "Transaksi belum dapat dilanjutkan. QR yang Anda scan tidak dapat digunakan untuk transaksi".
QR Code milik Mr Bert mengarah ke alamat yang begitu panjang dengan akhiran 'index.html'. Tentu pengguna awam pasti tahu bahwa itu situs abal-abal sehingga tak terpancing. Selain itu, pencurian menggunakan QRIS sangat jarang terjadi mengingat sang penipu harus membuat kode khusus.
Sekalipun terkena tipu, pihak berwajib sangat mudah menelusuri mengingat rekening penerima pembuat QRIS harus didaftarkan menggunakan KTP dan data resmi lain. Klaim Mr Bert 'Bypass' tidak tepat mengingat Mr Bert sebenarnya memakai teknik 'Phising'.
Berita Terkait
-
Sebelum Hoax Ransomware BRI, Mr Bert Juga Keliru Soal Data INAFIS
-
Ngakunya Pakar IT, Mantan Admin Judi Online ini Berkali-kali Bikin Pernyataan Menyesatkan Hingga Diserang Netizen
-
Serangan Ransomware di BRI Ternyata Hoax, Selebgram Mr Bert Panen Hujatan!
-
Dari Menkomdigi hingga Pakar IT, Ramai-ramai Bantah Pernyataan Menyesatkan Mr Bert soal Ransomware BRI
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone
-
TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D
-
Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox
-
Update Harga iPhone Juli 2026, Seri Apa Saja yang Naik?
-
Resmi Rilis, Booster Pack Ancaman Bayangan Bawa Strategi Baru Pokemon TCG
-
Gigabyte Resmi Rilis AORUS GeForce RTX 5080 INFINITY dan INFINITY WOOD, Punya Desain Premium
-
7 Rekomendasi HP Murah Rp 1 Jutaan, Solusi Produktivitas Basic hingga Driver Ojek Online
-
GrabUnlimited Gandeng NPD, Member Kini Bisa Nikmati Pengalaman Eksklusif di Luar Diskon
-
ITSEC Asia Investasi AI Rp11 Miliar, Bidik Pertumbuhan Bisnis Software hingga 2031