Suara.com - Miftah Maulana Habiburrohman atau Gus Miftah sebelumnya menjadi sorotan publik lantaran video ketika dirinya mengolok-olok seorang penjual es teh viral di media sosial. Sikap Gus Miftah dikecam banyak pihak karena dinilai tidak pantas sebagai tokoh ulama.
Usai kasus tersebut, kini Gus Miftah mengaku bahwa dirinya trauma ketika melihat es teh. Hal ini disampaikannya ketika hadir di sebuah acara pengajian dalam video yang dibagikan ulang melalui akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall.
Dalam rekaman tersebut, terlihat Gus Miftah mengenakan pakaian khasnya tengah duduk di atas panggung dan memakai kacamata. Kepada rekan yang duduk di sebelahnya, Gus Miftah mengaku bahwa dirinya masih enggan untuk kembali mengisi pengajian.
"Saya masih berat untuk kembali naik panggung," ucap Gus Miftah.
Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman itu kemudian menoleh untuk melihat aneka minuman yang disediakan. Gus Miftah kemudian mengatakan bahwa ia memutuskan untuk berangkat karena disuguhi kopi, bukan es teh. Lebih lanjut, Gus Miftah mengaku trauma jika melihat es teh.
"Tapi berhubung disuguhin kopi, ya saya berangkat. Insya Allah misalnya kopi saya minum, misalnya es teh saya trauma," tambahnya.
Ucapannya menyinggung kembali kasus yang sempat menyeret dirinya dengan seorang penjual es teh bernama Sunhaji. Namun, pernyataan Gus Miftah dinilai playing victim oleh publik.
Beberapa di antaranya pun masih mempertanyakan kelayakan Miftah sebagai seorang tokoh agama.
"Yang lebih heran kenapa masih aja ada orang yang manggil dia buat ceramah. Harusnya dicancel dan diboikot orang kayak gitu," komentar @ry_*****
Baca Juga: Gus Miftah Lebih Pilih Kopi gegara Trauma dengan Teh, Mana yang Paling Sehat? Ini Kata Dokter
"Playing victim, padahal dia yang nyakitin orang," tambah @azz*****
"Dih mulai playing victim. Nyakitin orang malah dibikin trauma sendiri," timpal @els*_*****
"Tukang eh teh juga trauma dagang di pengajian anda," sahut @rad*****
"Elu yang bertingkah, elu yang merasa tersakiti," tulis @agung*****
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
Terkini
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah
-
Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada
-
HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact
-
69 Kode Redeem FF Max Terbaru 12 Juni 2026: Klaim Diamond, Cek VAR, dan Lightning Kickoff
-
Prediksi Gaya Mengemudi Baru di GTA 6, Ada Sistem Bantuan Khusus
-
LG OLED evo AI 2026 Meluncur, TV Terbaru Lebih Personal dan Bisa Terlindung dari Incaran Hacker
-
Pertamax Naik Rp16.250, Dirut Pertamina Ngaku Tetap Pertimbangkan Daya Beli Masyarakat!
-
Spesifikasi Huawei MatePad Mini Terungkap, Bawa Layar OLED PaperMatte dan Baterai 6.400 mAh