Suara.com - HMD Global resmi menghentikan produksi semua smartphone bermerek Nokia. Merek legendaris itu tak lagi tampil di situs HMD Global selaku pemegang lisensi Nokia.
Berdasarkan pantauan Suara.com di situs resmi HMD Global pada Minggu (12/1/2025), HP Nokia tak lagi tampil di katalog utama smartphone HMD.
Website tersebut hanya menampilkan smartphone dengan merek seperti HMD Key, HMD Arc, HMD Crest Max, HMD Fusion, dan lain sebagainya.
HP Nokia sendiri ditampilkan secara terpisah, tak lagi di laman utama situs. Opsi untuk melihat smartphone Nokia tampil di paling bawah dari semua seri HP HMD.
Keruntuhan Nokia
Nokia sebenarnya sempat menjadi penguasa pasar ponsel di dunia, di mana perangkat mereka terkenal dengan daya tahan luar biasa. Namun kejayaan Nokia terancam usai munculnya smartphone dengan sistem operasi iOS dan Android di akhir tahun 2000-an.
HMD Global kemudian mengakuisisi Nokia di tahun 2017. Perusahaan itu pun memperoleh hak untuk memproduksi maupun menjual ponsel dengan merek Nokia, sekaligus memicu harapan akan kebangkitannya.
HMD Global pun meluncurkan perangkat seperti Nokia 6 yang menarik perhatian dengan kualitas pembuatannya sekaligus pengalaman sistem operasi Android bawaan dalam ponsel.
Nokia pun terus berjuang keras untuk bersaing dengan raksasa smartphone seperti Apple, Samsung, hingga Google. Sayang upaya tersebut tampaknya telat.
Baca Juga: HMD Global Siapkan Update Android 15, Mulai dari Seri Pulse
Meskipun perusahaan berusaha meluncurkan fitur unik seperti Nokia 9 PureView dengan sembilan kamera, mereka tetap gagal mengimbangi ekspektasi konsumen, sebagaimana dilansir dari Gizmochina, Minggu (12/1/2025).
Keruntuhan Nokia semakin terang tatkala HMD mengumumkan strategi terbarunya di tahun 2024 lalu. Perusahaan mengumumkan peralihan fokus dengan pengembangan lini mereknya sendiri.
Walhasil, semua ponsel pintar Nokia yang beralih ke merek HM menandakan kalau mereka sudah berakhir.
Kendati begitu HMD Global masih terus menjual smartphone merek Nokia. Bahkan ponsel tersebut masih populer di beberapa negara tertentu.
Di sisi lain, Nokia kini berhasil move on lewat bisis infrastruktur jaringan dan telekomunikasi. Mereka tak lagi memproduksi smartphone, tapi fokus di teknologi 5G, cloud, hingga Internet of Things (IoT).
Berita Terkait
-
HMD Global Siapkan Update Android 15, Mulai dari Seri Pulse
-
HMD Siapkan HP Midrange Anyar, Bawa Sensor Selfie 50 MP
-
Indosat Ooredoo Hutchison dan Nokia Perluas Jaringan 4G dan 5G, Jangkau Wilayah Terpencil Indonesia
-
HP Murah Nokia Lolos Sertifikasi di Indonesia, Spek Minimalis
-
Asal Usul Nada Dering Ikonik Nokia: Kembali ke Abad 20 dan Sejarah Musik Gitar
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga