Suara.com - Seorang netizen di laman X mengunggah beberapa penggalan video podcast Ubedilah Badrun ketika berbincang mengenai kecurigaan aliran dana yang dipakai Kaesang dan Gibran untuk membeli saham seharga Rp 100 miliar beberapa waktu lalu.
Video tersebut diunggah oleh akun @AnKiiim _ hingga menjadi viral di X. Dalam cuitannya, akun ini membandingkan respon KPK ke kasus Hasto Kristiyanto dan dua putra Jokowi, Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming.
"Kocaknya, pendukung wowo @prabowo yang dulu ngaku oposisi, kalau ada yang nyinyirin soal keluarga Mulyono dibilangnya iri. Masa beraninya cuma sama Hasto doang @KPK_RI mah, giliran sama bos sendiri takut" tulisnya.
Dalam video yang diunggah, Ubedilah Badrun bertanya-tanya mengenai aliran dana yang didapat Kaesang dan Gibran hingga mampu membeli saham seharga ratusan miliar dari perusahaan udang. Hal ini dirasa janggal karena keduanya diketahui memiliki beberapa bisnis kecil.
Setelah ditelusuri, Kaesang dan Gibran membangun perusahaan tersebut bersama sejumlah pengusaha lainnya. Diduga jika keduanya menerima bantuan dana sebelum kemudian membeli saham ratusan miliar rupiah.
"Suntikan dana ini untuk membangun bisnis pemula, kalau dipakai untuk membeli saham, itu sudah menyalahi fungsi kucuran dana itu. Setelah mendapat kucuran dana putra mahkota ini, manajer direkturnya diangkat jadi duta besar, itu waktunya dekat kurang 8-10 hari setelah transaksi itu" ujarnya.
Penjelasan Ubedilah Badrun ini membuat netizen ramai menuntut KPK untuk segera mengusut aliran dana ke Kaesang dan Gibran. Cuitan ini lalu mendapat berbagai komentar usai viral di X beberapa waktu lalu.
"KPK Komisi Penyelamat Keluarga" balas netizen.
"Jelas sekali tapi KPK dan kejagung sudah buta dan tuli" komentar akun lainnya.
Baca Juga: Gaya Pidato Gibran dan Jokowi Disamakan, Netizen: Bapak Anak Sama-sama Susah Ngomong
"Ini petunjuk awal kan ya, sidik dan lidik untuk ngumpulin bukti-buktinya dong" ungkap netizen.
"Jangan dilawan KPK" tulis akun lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
22 Kode Redeem FC Mobile 12 Maret 2026, Daftar Bintang TOTW & Peluang Emas Dapat Icon Pele
-
Sharp Ungkap Dampak Geopolitik ke Industri Elektronik, Harga Produk Berpotensi Naik 3%
-
Penjualan Kulkas Sharp Naik 50 Persen Selama Ramadan
-
5 HP Samsung yang Cocok untuk Jangka Panjang, Awet Dipakai Bertahun-tahun
-
27 Kode Redeem FF 12 Maret 2026, Siap-siap Borong Voucher Angelic Ungu dan Misi Idul Fitri
-
Terpopuler: 8 HP Kamera Terbaik di Kelasnya Mulai Rp1 Jutaan, Kode Redeem FF Max Banjir Hadiah
-
PP Tunas Batasi Anak Main Medsos, Menteri PPPA Usul Balik ke Permainan Tradisional
-
Usai PP Tunas, Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Batasi Gawai untuk Anak Sekolah
-
Aktor & Musisi Iqbaal Ramadhan Jadi Brand Ambassador Ugreen di Indonesia
-
PP Tunas Terbit, Komdigi Klaim Bisa Lindungi 70 Juta Anak di Bawah Umur dari Medsos