Suara.com - Kasus korupsi yang menyangkut eks kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Harun Masiku masih terus menjadi sorotan setelah diduga melibatkan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto.
Hingga saat ini, Harun Masiku yang diduga melakukan suap untuk mendapat jabatan sebagai Anggota DPR ini tercatat telah menjadi buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lima tahun lebih sejak Januari 2020 lalu.
Adapun, kasus Harun Masiku ini terungkap ketika KPK menggelar operasi tangkap tangan pada 8 Januari 2020 dan menetapkan empat orang sebagai tersangka.
Empat tersangka itu merupakan Komisioner KPU Wahyu Setiawan, eks anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina, kader PDIP Saiful Bahri, dan Harun Masiku.
Sayangnya sejak saat itu, Harun Masiku lolos dari penangkapan dan statusnya masih menjadi buronan atau dalam daftar pencarian orang (DPO) hingga saat ini.
Belum selesai, hingga saat ini kasus yang melibatkan Harun Masiku masih menjadi perhatian KPK, terlebih setelah sosok Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang ikut terseret.
Lantas setelah lima tahun menjadi buronan, dimanakah keberadaan Harun Masiku?
Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo ikut membahas terkait keberadaan Harun Masiku yang masih misterius ini.
Menurut Yudi, sosok Harun Masiku tidak mungkin bisa bertahan selama ini jika melarikan diri ke luar negeri.
Baca Juga: KPK Siap Hadapi 1.000 Pengacara Hasto: Bukti Kami Kuat!
Yudi pun menduga sosok Harun Masiku ini tidak berada di luar negeri, tetapi masih bersembunyi di Indonesia.
"Kalau kaya Harun Masiku, dia nggak akan bertahan hidup di luar negeri. Luar negeri tak seperti di Indonesia. (Sosok Harun Masiku, red) Ada di Indonesia," ujar Yudi Purnomo, dikutip dari kanal YouTube Deddy Corbuzier, Kamis (16/01/2025).
Menanggapi perkataan Yudi, Deddy Corbuzier kemudian membahas terkait dugaan posisi atau keberadaan Harun Masiku.
Menurut Deddy, bisa saja berada di Indonesia, tetapi memang sosoknya sengaja "dilenyapkan" dari publik.
"Mungkin tidak Harun Masiku itu dilenyapkan?" ujar Deddy kepada Yudi.
"Semua kemungkinan itu bisa, kalau abang berpikiran seperti itu," jawab Yudi.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
Terkini
-
WhatsApp Luncurkan Akun Anak dengan Kontrol Orang Tua, Khusus Usia 1012 Tahun
-
5 Rekomendasi HP Memori 128 GB untuk Jangka Panjang, Harga Cuma Rp2 Jutaan
-
Nostalgia Game Klasik, Tomb Raider I-III Remastered Sekarang Tersedia di Android dan iOS
-
5 HP dengan Sinyal Paling Kuat di Daerah Terpencil, Cocok Dibawa Mudik
-
5 HP Compact Layar Kecil Terbaik 2026, Nyaman Digenggam Satu Tangan
-
Huawei Vision Smart Screen 6 Debut: Andalkan Super MiniLED hingga 98 Inci dan Fitur AI
-
Smart Ring vs Smartband, Mana yang Lebih Akurat Lacak Kesehatan?
-
Spesifikasi Oppo Find X9s Pro Bocor: Dimensity 9500, Kamera 200MP Ganda, Baterai 7.000mAh
-
Bos Doran Group Ungkap Strategi Bangun Ekosistem Retail Teknologi, Siap Menuju IPO
-
20 Kode Redeem FC Mobile 13 Maret 2026, Pele 117 Meta Hadir Punya Kemahiran False 9