“Ruang angkasa dipenuhi uap keruh dan gelap, begitu padat sehingga bagian bawahnya hampir tidak terlihat… Hewan yang masuk… mati seketika,” kata filsuf kuno Strabo sekitar 2.000 tahun yang lalu.
“Bahkan sapi jantan, ketika dibawa ke dalamnya, terjatuh dan dikeluarkan dalam keadaan mati. Kami sendiri telah melemparkan burung pipit, yang langsung jatuh tak bernyawa.”
Kadang-kadang bahkan para pendeta mengikuti nasib mereka atau mengalami halusinasi ekstrem, menurut Fodor’s Travel.
Apa yang disebut jebakan maut beracun ini tampak seperti mitos hingga tahun 2013, ketika para arkeolog menemukan bukaan lengkung berukir di Kuil Pluto, dengan asap yang menyembur dari mata air panas di bawahnya seperti kamar gas bawah tanah.
“Uap karbon dioksida ini dapat membunuh burung dan hewan kecil lainnya yang berada terlalu dekat dengan ‘Kuil Setan’ ini, menjadikannya salah satu gerbang neraka paling menakutkan di Bumi,” demikian bunyi panduan perjalanan tersebut.
Hekla
Mereka yang berkendara melalui jalan berkerikil menuju gunung berapi Islandia ini akan menempuh jalan raya menuju neraka.
Umat Kristen Abad Pertengahan mengklaim bahwa gunung yang tertutup salju, yang tingginya hampir 4.900 kaki, adalah salah satu gerbang menuju alam bawah.
Kata Islandia “Hekla” mengacu pada jubah pendek berkerudung, yang mencerminkan awan menyeramkan yang selalu menyelimuti puncaknya.
Baca Juga: Teliti Fosil Manusia Tertua di Dunia, Ilmuwan Temukan Fakta Mengejutkan Ini: Ternyata..
Gunung berapi sering dianggap sebagai lubang neraka di dunia nyata karena batuan cair yang meluap di bawah permukaannya.
Ketakutan masyarakat tampaknya terkonfirmasi pada tahun 1104 ketika Hekla meletus dengan Volcanic Explosivity Index (VEI) sebesar 5 – setara dengan letusan mematikan Gunung St. Helens pada tahun 1980.
Ledakan yang terjadi pada abad ke-11 begitu bombastis sehingga lebih dari separuh Islandia dihantam batu dan abu.
Pada tahun 1180, seorang biarawan Cistercian bernama Herbert de Clairvaux menyatakan Hekla lebih mematikan dibandingkan Gunung Etna di Italia.
“Kuali api yang terkenal di Sisilia, yang oleh orang-orang disebut sebagai cerobong neraka… kuali tersebut ditegaskan seperti tungku api kecil dibandingkan dengan api yang sangat besar ini,” tulisnya.
Sementara itu, sarjana Jerman abad ke-16 Caspar Peucer menyatakan bahwa gerbang neraka dapat ditemukan di “jurang maut Hekla Fell”.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Perbandingan Samsung Galaxy S26 Ultra vs Samsung Galaxy S25 Ultra, Duel HP Flagship Ternama
-
Terpopuler: Mantan Presiden Iran Ungkap Ampuhnya Mossad, Bisakah Gadai TV dan Smartwatch?
-
Cara Gadai TV di Pegadaian untuk Mendapatkan Dana Darurat Cepat
-
43 Kode Redeem FF 2 Maret 2026: Persiapan SG2 Ramadan dan MP40 Fire Rate Tinggi
-
23 Kode Redeem FC Mobile 2 Maret 2026: Trik Gacha Legenda Timnas dan Gems Gratis
-
Uji Daya Tahan Baterai, Samsung Galaxy S26 Ultra Kalah dari iPhone dan Xiaomi 17 Pro Max
-
Jadwal MPL ID Season 17 Week 1: BTR vs Dewa United Laga Pembuka, RRQ Tantang ONIC
-
7 Roster EVOS Resmi di MPL ID Season 17, Macan Putih Siap Bangkit!
-
Apa itu Pintar BI? Layanan Penukaran Uang Online Menjelang Lebaran 2026
-
Apakah Bisa Gadai Smartwatch di Pegadaian untuk Dana Darurat?